Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Investasi di Kaltim Triwulan IV 2024 Serap 10.280 Tenaga Kerja, Sektor Ini Paling Banyak

Raden Roro Mira Budi Asih • Rabu, 12 Maret 2025 | 21:13 WIB
Industri kelapa sawit merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini padat karya, menyerap banyak tenaga kerja, termasuk pekerja perempuan.
Industri kelapa sawit merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia. Sektor ini padat karya, menyerap banyak tenaga kerja, termasuk pekerja perempuan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Tak hanya menjadi tumpuan realisasi investasi di Kaltim, Balikpapan juga menjadi daerah dengan serapan tenaga kerja terbesar. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim mencatat Kota Beriman menyerap 2.698 tenaga kerja Indonesia (TKI).

"Capaian apik Balikpapan disusul Kutai Kartanegara dengan serapan tenaga kerja sebanyak 1.651 orang, lalu Kutai Timur sebanyak 1.582 orang. Total penyerapan tenaga kerja asing dari seluruh kabupaten/kota sebanyak 2 orang," beber Kepala DPMPTSP Kaltim Fahmi Prima Laksana, Rabu (12/3).

Secara total, investasi di Kaltim pada triwulan 2024 IV menyerap 10.280 tenaga kerja, dengan hanya 2 tenaga kerja asing (TKA). Sektor pertambangan menjadi penyumbang terbesar investasi penanaman modal dalam negeri PMDN pada triwulan IV, dengan nilai mencapai Rp 5,87 triliun atau 35,81 persen dari total investasi.

Sektor industri logam dasar dan industri kimia dasar juga memberikan kontribusi signifikan. Sektor pertambangan memang masih menjadi andalan atau tulang punggung ekonomi Kaltim.

Dari sisi penyerapan tenaga kerja, sektor tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan menjadi yang terbanyak dengan 8.913 tenaga kerja Indonesia terserap atau 50,60 persen total jumlah tenaga kerja Indonesia yang terserap melalui tambahan investasi PMDN.

"Pertambangan menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 4.443 orang atau 25,22 persen dari total seluruh tenaga kerja Indonesia yang terserap. Subsektor industri makanan menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 871 orang atau 4,94 persen," ungkap Fahmi. Dia berharap investasi di Kaltim terus meningkat, sehingga dapat memberi dampak positif bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#investasi kaltim #Serapan Tenaga Kerja Lokal #serapan tenaga kerja #Investasi di Kaltim #pertambangan #balikpapan