KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Meski baru tiga bulan terakhir coba bisnis camilan kiloan, Bunga Ulima mengaku kewalahan menghadapi pesanan. Sebab tingginya antusias pembeli. Apalagi, harga yang dia tawarkan cukup bersaing.
"Kalau dari rasa, aku punya kakak di Jawa. Jadi minta tolong dia yang mastikan. Dari segi rasa, terus juga trusted apa enggak jualannya. Aku di sini yang cari distributor, juga urus ekspedisi atau pengiriman," beber pemilik Nadda Snack tersebut.
Di awal pemasaran, diakui jika masih lingkungan terdekat. Semakin luas hingga pasar anak sekolah. Dia gunakan media sosial untuk memperluas jangkauan.
"Jadi nanti ada temannya yang rekap, ada yang beli Rp 10 ribu, beli Rp 7 ribu sampai Rp 5 ribu. Basreng (bakso goreng) itu paling ramai, tapi karena Lebaran ini enggak terlalu. Aku lihat orang menghindari yang pedas-pedas," paparnya.
Kebanyakan adalah varian rasa gurih, manis atau balado pedas manis yang tidak terlalu pedas. Varian camilan yang paling banyak dicari. Misal grubi, sudah habis ratusan pack. Satu pembeli, bahkan bisa beli sampai 6 kilogram berbagai varian snack.
Bunga juga melihat bahwa Lebaran membawa tren berjualan. Mendadak banyak yang melihat peluang bisnis. Termasuk dirinya. Namun dia sudah memulai sebelum Lebaran. Tes pasar, cocok di lidah dan kantung, hingga membuatnya makin luas kembangkan usaha.
"Di awal jualan itu bukan nyari untung dulu. Tapi coba perkenalan, makanya setiap ada yang beli, aku kasih tester 100 gram. Tester ini sih yang menurutku membantu penjualan," sebutnya.
Mengapa usaha camilan, Bunga melihat belum terlalu banyak. Selain itu, harga juga bersaing. Ditambah, dia juga menawarkan varian snack beda yang jarang di pasaran.
"Kayak stik balado aku enggak jual, karena sudah banyak. Kenapa juga aku enggak jual kue kering, karena sudah ada juga. Kue kering kan biasanya cocok-cocokkan dan langganan, expired juga lebih lama," ungkapnya.
Dia berharap usahanya makin luas dan bisa memiliki tempat untuk pembeli datang. Sebab sampai saat ini masih andalkan online. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo