Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kapasitas Produksi Sentuh 117 MW, PLTGU Senipah Capai 2 Juta Safe Manhours

Catur Maiyulinda • Rabu, 26 Maret 2025 | 16:43 WIB
JANGAN TERLENA: Manajemen PLTGU Senipah merayakan kesuksesam mereka setelah berhasil mencatatkan dua juta jam kerja aman pada Februari 2025 lalu. 
JANGAN TERLENA: Manajemen PLTGU Senipah merayakan kesuksesam mereka setelah berhasil mencatatkan dua juta jam kerja aman pada Februari 2025 lalu. 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Senipah menjadi salah satu andalan masyarakat kaltim untuk mendapat pasokan setrum. Utamanya pada momen Ramadan dan Idulfitri.

Dengan kapasitas produksi mencapai 117 Megawatt (MW), PLTGU Senipah yang berlokasi di Desa Teluk Pemedas, Kutai Kartanegara diharapkan membuat suplai listrik di Kalitm makin kuat.

Direktur Utama PT Kartanegara Energi Perkasa yang juga merupakan Owner PLTGU Senipah, Renzi Renditya mengatakan, kerja keras yang dilakukan pihaknya sejak 1 Januari 2015 membuat PLTGU Senipah berhasil mencapai 2 juta jam kerja aman atau disebut Safe Manhours, tepat pada 20 Februari 2025 lalu. “Artinya genap 10 tahun, kita memenuhi 2 juta jam kerja aman,” katanya, Senin (25/3).

Dia menyampaikan terima kasih atas dukungan dari seluruh tim di site yang sudah bekerja sama hingga terpenuhinya 2 juta safe manhours. Dia menuturkan, ini pencapaian luar biasa dan komitmen yang kuat dari seluruh tim terhadap keselamatan kerja, disiplin dalam menerapkan prosedur dan budaya kerja yang mengutamakan dan memprioritaskan keselamatan di atas segalanya.

“Ke depannya, saya berpesan untuk terus memprioritaskan K3 dan menjalankan SOP K3. Kita harus ingat, ada keluarga di rumah yang menunggu dan keselamatan itu tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Namun, capaian tersebut menurutnya tak boleh membuat terlena. Ke depannya, ia berharap PLTGU Senipah bisa terus mendukung PLN dalam penyediaan listrik di Kaltim. Dia juga berharap PLTGU Senipah bisa berkontribusi dalam Ketahanan Energi Nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui akses energi yang merata.

Sementara itu, Leader Divisi SHE PLTGU SENIPAH (KSO Borneo Energi Gemilang (BEG) – Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi (WRK) Benny Reynaldi mengatakan pencapaian jam kerja aman bagi perusahaan merupakan indikator penting yang menunjukkan komitmen terhadap keselamatan dan kesehatan kerja, serta berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan efisiensi.

“Ini bukti nyata bahwa perusahaan serius dalam penerapan dan memprioritaskan K3 selama beroperasi,” tutur Benny.

Dia menerangkan, perusahaan dapat mencapai jam kerja aman dengan menerapkan K3 yang komprehensif. Termasuk di dalamnya penerapan SOP kerja yang aman, inspeksi K3 berkala, pelatihan kompetensi karyawan, sosialisasi program K3, penyediaan fasilitas kesehatan yang baik serta pemenuhan APD berstandar baik bagi pekerja.

“Capaian kita hari ini adalah fondasi untuk melangkah ke pencapaian yg lebih baik ke depannya. Keselamatan adalah prioritas utama, mari kita jaga diri dan rekan kerja kita dengan selalu waspada dan mengikuti prosedur keselamatan kerja. Ingat, keluarga kita menanti kepulangan kita dengan selamat,” tutupnya.

Untuk informasi, PLTGU Senipah 117 MW merupakan PLTGU yang pengoperasian dan pemeliharaan dilakukan dengan Kerja Sama Operasi PT Borneo Energi Gemilang – PT Wijaya Karya Rekayasa Konstruksi (KSO BEG – WRK).

Sejalan dengan program pemerintah untuk terus melakukan pemerataan di bidang energi di seluruh wilayah Indonesia, PT Kartanegara Energi Perkasa telah meningkatkan kapasitas PLTGU Senipah melalui proyek Combined Cycle pada 2021. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#pembangkit #Senipah #pltgu