Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Penumpang Kapal Laut di Kaltim Turun 22 Persen pada Mei, Tapi Masih Tumbuh Positif Secara Tahunan

Raden Roro Mira Budi Asih • Minggu, 13 Juli 2025 | 14:48 WIB
SIGNIFIKAN: Layanan angkutan laut alami penurunan tajam. Turun 22,22 persen pada Mei dibanding bulan sebelumnya.
SIGNIFIKAN: Layanan angkutan laut alami penurunan tajam. Turun 22,22 persen pada Mei dibanding bulan sebelumnya.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Layanan angkutan laut dalam negeri di Kalimantan Timur mengalami penurunan tajam pada Mei 2025. Jumlah penumpang tercatat hanya 61.268 orang, atau turun 22,22 persen dibandingkan April 2025.

Penurunan tersebut terjadi di tiga pelabuhan utama, yakni Pelabuhan Semayang-Balikpapan, Bontang-Lhok Tuan, dan Samarinda. Pelabuhan Semayang mencatat penurunan terbesar, yakni 26,64 persen. Sementara Bontang turun 11,72 persen, dan Samarinda hanya turun 0,29 persen.

Meski demikian, secara kumulatif sejak Januari hingga Mei 2025, kinerja angkutan laut masih menunjukkan tren positif. “Jika dibandingkan dengan periode Januari-Mei 2024, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri periode Januari-Mei 2025 naik sebesar 35,94 persen,” beber Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana.

Kenaikan paling tinggi terjadi di Pelabuhan Bontang-Lhok Tuan yang mencatat lonjakan hingga 52,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Diikuti Pelabuhan Semayang dengan kenaikan 47,19 persen, dan Samarinda 1,11 persen.

Meski sempat mengalami penurunan bulanan, Pelabuhan Semayang tetap menjadi gerbang utama mobilitas laut di Kaltim, dengan peran 70,20 persen dari total penumpang sepanjang Mei 2025. Disusul Samarinda 18,78 persen, dan Bontang sebesar 11,02 persen.

“Kenaikan jumlah penumpang terjadi di Pelabuhan Bontang-Lhok Tuan sebesar 52,44 persen, Pelabuhan Semayang-Balikpapan sebesar 47,19 persen, dan Pelabuhan Samarinda sebesar 1,11 persen,” lanjutnya.

Secara keseluruhan, lonjakan jumlah penumpang sejak awal tahun menunjukkan bahwa moda transportasi laut tetap menjadi pilihan utama masyarakat lintas daerah, terutama di kawasan pesisir Kalimantan Timur. (*) 

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#penumpang #angkutan laut #layanan #kaltim #kalimantan timur #kapal