KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Kalimantan Timur terus menunjukkan tren positif sepanjang awal 2025. Berdasarkan data yang dirilis, jumlah perjalanan wisnus pada periode Januari-Mei 2025 tercatat mencapai 6.850.751 perjalanan.
“Perkembangan jumlah perjalanan wisnus menurut kabupaten/kota asal di Kalimantan Timur pada periode Januari-Mei 2025 menunjukkan kondisi yang lebih baik dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya,” ucap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana.
Jumlah tersebut meningkat 24,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Januari-Mei 2024, jumlah perjalanan hanya tercatat 5.509.300 perjalanan.
Sementara itu, pada Mei 2025 saja, jumlah perjalanan wisnus di Kaltim mencapai 1.244.923 perjalanan. Angka itu menurun 30,89 persen dibandingkan April 2025, namun meningkat 18,75 persen dibandingkan dengan Mei tahun lalu.
“Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) menurut kabupaten/kota asal di Kaltim tercatat 1.244.923 perjalanan, menurun 30,89 persen dibandingkan April 2025 dan meningkat 18,75 persen dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya,” sambung Yusniar.
Jika dirinci menurut daerah asal, Samarinda mendominasi perjalanan wisatawan pada Mei dengan menyumbang 24,56 persen atau 305.810 perjalanan. “Perjalanan wisnus menurut kabupaten/kota asal pada bulan Mei didominasi oleh Samarinda yang menyumbang 24,56 persen atau sebanyak 305.810 perjalanan,” ujarnya.
Namun, jumlah tersebut menurun dibandingkan bulan sebelumnya. “Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 32,39 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya, sementara jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, atau bulan Mei 2024, maka terdapat peningkatan sebesar 15,02 persen,” lanjut dia.
Selain Samarinda, daerah lain dengan angka perjalanan cukup tinggi pada Mei adalah Kutai Kartanegara dengan 293.130 perjalanan (23,55 persen), dan Balikpapan dengan 213.922 perjalanan (17,18 persen).
“Kabupaten/kota lainnya yang turut mencatat angka perjalanan wisnus yang cukup tinggi antara lain Kutai Timur dan Penajam Paser Utara (PPU)," katanya.
Dari sisi pertumbuhan tahunan, PPU mencatat lonjakan tertinggi dibandingkan Mei 2024. Perjalanan wisnus dengan pertumbuhan yang paling tinggi pada Mei 2025 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu PPU 66,15 persen.
Selain PPU, pertumbuhan signifikan juga terjadi di Kutai Kartanegara (32,76 persen), Paser (22,77 persen), Balikpapan (21,48 persen), Samarinda (15,02 persen), Bontang (11,62 persen), dan Kutai Barat (9,87 persen).
Namun, tidak semua kabupaten/kota mencatat peningkatan. “Kabupaten/kota yang mengalami penurunan jumlah perjalanan wisata nusantara yaitu Mahakam Ulu (19,80 persen), Berau (12,55 persen), dan Kutai Timur (5,36 persen),” demikian disampaikan Yusniar. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo