Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

UMKM Berau Dapat Suntikan Modal, BIMA Etam dari Bank Indonesia Kaltim Sukses Gaet Kredit Rp11,4 Miliar

Raden Roro Mira Budi Asih • Kamis, 24 Juli 2025 | 17:37 WIB
Kepala KPw BI Kaltim Budi Widihartanto
Kepala KPw BI Kaltim Budi Widihartanto

BERAU – Bank Indonesia (BI) terus memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Melalui program BIMA Etam (Business Matching Pembiayaan serta Edukasi dan Literasi Keuangan), Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.

Seri kelima BIMA Etam digelar di Berau, Rabu (24/7), setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Samarinda (tiga kali) dan seri keempat di Bontang pada bulan lalu.

“Tahun ini merupakan tahun yang cukup berat. Maka dari itu, momentum pertumbuhan ekonomi harus terus dijaga, salah satunya melalui UMKM,” ujar Kepala KPw BI Kaltim Budi Widihartanto.

Menurutnya, tantangan ekonomi global dan domestik saat ini tidak boleh membuat pelaku usaha kecil berkecil hati. Justru, banyak potensi ekonomi lokal yang masih bisa dioptimalkan. Dikatakan Budi, Berau memiliki klaster kuat di sektor pertanian, kelautan, perkebunan, hingga pertambangan.

“Melalui BIMA Etam ini, kami mempertemukan pelaku UMKM dengan pihak perbankan. Tujuannya jelas, agar terjadi business matching atau intermediasi perbankan. UMKM bisa tahu produk perbankan yang cocok, sementara perbankan bisa mendorong penyaluran kredit,” jelasnya.

Tak hanya soal pembiayaan, kegiatan itu juga bagian dari edukasi dan literasi keuangan, sejalan dengan program yang didorong OJK. Budi menegaskan, stabilitas ekonomi harus terus dijaga, salah satunya dengan memperkuat sektor riil seperti UMKM.

Pihaknya pun tak main-main dalam menindaklanjuti program tersebut. Setiap bank yang terlibat dalam BIMA Etam diminta melaporkan hasil intermediasi secara berkala. Hasilnya, dalam empat seri awal, BIMA Etam berhasil mencatatkan penyaluran kredit baru senilai Rp11,4 miliar.

“Jumlah UMKM yang berhasil mendapat pembiayaan lewat program ini mencapai 149 pelaku usaha. Ini di luar pembiayaan yang memang sudah dilakukan langsung oleh perbankan. Program ini menyasar UMKM yang belum terlayani,” bebernya.

Melihat respons positif, BI Kaltim akan terus melanjutkan BIMA Etam ke berbagai kabupaten/kota lain di Kaltim. “Program ini memang tidak hanya setahun sekali. Bahkan bisa berkali-kali dalam setahun, karena banyak permintaan dari stakeholder dan pelaku UMKM,” pungkas Budi.

Dengan sinergi berbagai pihak dan dorongan pembiayaan yang tepat sasaran, diharapkan pertumbuhan ekonomi Kaltim, khususnya di Berau bisa kembali meningkat di triwulan ketiga tahun ini.

Editor : Muhammad Ridhuan
#berau #bank indonesia #literasi keuangan #kaltim #samarinda #ekonomi global #Business Matching #umkm