Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Minat Umat Buka Tabungan Haji Tinggi, Tahun Ini BSI Tambah 6,33 Nasabah

Ulil Mu'Awanah • Selasa, 19 Agustus 2025 | 21:48 WIB
TINGGI PEMINAT: Sepanjang tahun ini, jumlah rekening Tabungan Haji di BSI melonjak hingga 6,33 juta rekening.
TINGGI PEMINAT: Sepanjang tahun ini, jumlah rekening Tabungan Haji di BSI melonjak hingga 6,33 juta rekening.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Minat umat muslim Indonesia untuk menunaikan ibadah haji terus meningkat tiap tahunnya. Tecermin dari pertumbuhan signifikan rekening Tabungan Haji di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Dalam tujuh bulan pertama tahun ini saja, jumlah rekening Tabungan Haji di BSI sudah melonjak hingga 6,33 juta rekening.

"Angka tersebut tumbuh 13,51 persen dibandingkan posisi akhir tahun 2024 yang masih di kisaran 5,57 juta rekening. Artinya, terdapat tambahan lebih dari 750 ribu rekening baru hanya dalam kurun Januari hingga Juli 2025," ungkap Corporate Secretary BSI Wisnu Sunandar, kemarin (19/8).

Selaras dengan kenaikan jumlah rekening, Wisnu mengungkapkan nilai dana Tabungan Haji yang terhimpun di BSI juga menunjukkan pertumbuhan positif. Menurutnya, tren tersebut akan terus berlanjut hingga akhir tahun.

“Kami melihat Tabungan Haji BSI masih sangat diminati masyarakat, terlihat dari tren kenaikan jumlah rekening maupun calon jemaah yang mendaftar,” imbuh Wisnu.

Dia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh beberapa faktor, mulai dari kepercayaan masyarakat terhadap BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, kemudahan layanan digital, hingga jaringan cabang yang luas. Selain itu, tingginya antusiasme umat muslim untuk menunaikan ibadah haji juga menjadi pendorong utama.

Dengan tren pertumbuhan konsisten sejak awal berdiri, BSI optimistis dapat menjaga momentum ini hingga akhir 2025. "Targetnya, BSI ingin menjaga pertumbuhan dua digit secara berkelanjutan dengan dukungan layanan perbankan syariah yang inklusif dan modern,” tuturnya.

Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna menambahkan, tahun ini pihaknya menargetkan pertumbuhan dana haji sebesar Rp 1 triliun setiap bulan. "Saat ini, (target) sudah tercapai sekitar 51 persen. Pembukaan rekening haji baru telah mencapai 130 hingga 150 rekening per bulan," ujar Anton.

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, BSI mematok minimal pembukaan sekitar 250 rekening haji baru setiap bulan. Secara operasional, setiap kantor cabang ditargetkan membuka setidaknya 150 rekening haji dari calon jamaah setiap bulannya.

Anton menegaskan, target itu bukanlah hal yang berlebihan. Karena strateginya adalah melakukan aktivasi rekening haji melalui konversi pengguna aplikasi Byond. Yang mana super apps ritel BSI itu saat ini memiliki lebih dari 8 juta pengguna. "Tinggal kemudian bagaimana kami mengaktivasi nasabah untuk membuka rekening haji melalui Byond," jelasnya.

BSI mendorong optimalisasi dana murah lewat tabungan haji. Mengingat, setiap tahun Indonesia mengirim jamaah haji sekitar 221 ribu. Rerata yang berangkat haji menggunakan rekening BSI sebanyak 172 ribu atau sekitar 84,7 persen dari total jamaah se-Indonesia.

Sepanjang 2023-2024, jumlah pendaftar haji di BSI naik 23 persen. Mengacu data Kementerian Agama, saat ini jumlah waitinglist jamaah haji Indonesia mencapai 5,2 juta jamaah. Dari jumlah tersebut, sekitar 3,2 juta nasabah bank berkode emiten BRIS itu sedang dalam antrean masa tunggu.

"Masa tunggu haji yang panjang harus dipersiapkan dengan baik. Dengan cara terus menabung dana persiapan pelunasan haji agar 15-25 tahun mendatang dana haji sudah siap," ujar Anton. Tren tabungan haji di BSI naik 18,74 persen (yoy). Sekitar 6,18 juta rekening dengan dana Rp 14,2 triliun. Sebanyak 12 persen di antaranya adalah kelompok milenial berusia 25-35 tahun. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#BSI #nasabah #tabungan haji #ibadah haji