KALTIMPOST.ID-Perawatan sepeda motor kerap dianggap sepele oleh sebagian pengendara.
Padahal, servis rutin bukan hanya menjaga performa mesin, tetapi juga berkaitan erat dengan keselamatan saat berkendara.
Manager Technical Service Department Astra Motor Kaltim 1 Rangga Noviar mengingatkan, bahwa menunda servis bisa berdampak serius.
“Kalau sepeda motor terlalu lama tidak diservis, risiko kerusakan semakin besar. Biaya perbaikannya pun akan lebih mahal, dan yang lebih penting bisa membahayakan pengendara di jalan,” bebernya.
Beberapa tanda sepeda motor perlu segera dibawa ke bengkel, kata Rangga, bisa dirasakan langsung oleh pengendara. Salah satunya ketika tarikan motor terasa berat.
“Kalau motor digas tapi tidak melaju dengan cepat, itu tanda awal yang tidak boleh diabaikan. Kalau dibiarkan, bisa berakhir mogok di jalan,” jelasnya.
Selain itu, suara asing yang muncul dari mesin atau komponen lain juga perlu diwaspadai. Suara berderik dari mesin, berisik pada rantai, atau gesekan pada cakram biasanya menandakan adanya masalah.
“Penyebabnya bisa bermacam-macam. Mulai busi aus, oli yang harus diganti, sampai belt motor matik yang sudah longgar,” tambah Rangga.
Gejala lain yang mudah dikenali adalah asap pada knalpot. Motor modern semestinya tidak berasap.
Jika keluar asap hitam, kemungkinan besar ada masalah pada karburator. Sedangkan asap putih bisa menjadi indikasi piston bermasalah sehingga oli ikut terbakar.
Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin mengecek kilometer. “Secara umum, motor sebaiknya diservis setiap 2.000 kilometer sekali. Pemakaian terus-menerus bisa mengubah setelan karburator dan menimbulkan getaran berlebih. Kalau tidak segera disetel ulang, kerusakannya akan makin parah,” tegas Rangga.
Dengan peringatan itu, diharapkan masyarakat semakin peka terhadap kondisi kendaraannya.
Bukan hanya untuk menjaga performa mesin, tetapi juga demi keselamatan diri dan orang lain di jalan raya.
Kesadaran pengendara untuk melakukan perawatan berkala, lanjutnya, menjadi kunci agar motor lebih awet sekaligus aman dipakai harian.
“Lebih baik mengeluarkan biaya servis rutin yang terjangkau dibanding harus membayar mahal karena kerusakan besar. Apalagi sampai mengorbankan keselamatan,” katanya. (rd)
ULIL MUAWANAH
Editor : Romdani.