Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Noval Asfihani Nakhodai Kadin Balikpapan, Ini Program yang Dilakukan di Awal Kepemimpinannya

Ulil Mu'Awanah • Senin, 1 September 2025 | 19:57 WIB

 

AKLAMASI: Noval Asfihani (dua kiri) terpilih sebagai ketua Kadin Balikpapan berdasarkan hasil rapat pengurus yang digelar di Platinum Hotel and Convention Hall Balikpapan, Senin (1/9).
AKLAMASI: Noval Asfihani (dua kiri) terpilih sebagai ketua Kadin Balikpapan berdasarkan hasil rapat pengurus yang digelar di Platinum Hotel and Convention Hall Balikpapan, Senin (1/9).
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan kini memiliki nakhoda baru. Adalah Noval Asfihani yang resmi terpilih sebagai ketua berdasarkan hasil rapat pengurus yang digelar di Platinum Hotel and Convention Hall Balikpapan, Senin (1/9).

Noval terpilih secara aklamasi, melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dari almarhum Yasser Arafat yang wafat beberapa waktu lalu.

Pemilihan ini diawali dengan rapat harian lengkap pada 28 Agustus lalu, kemudian diteruskan ke rapat pleno pengurus harian, hingga akhirnya diputuskan secara resmi dalam rapat pengurus lengkap.

Bagi Noval, amanah ini bukan hanya soal melanjutkan tradisi, tetapi juga memulihkan peran Kadin sebagai wadah strategis bagi dunia usaha di Kota Minyak.

“Visi dan misi yang akan saya jalankan adalah melanjutkan visi misi almarhum Bang Yasser, yaitu membangun perekonomian Balikpapan menjadi lebih baik dan menjadikan Kadin sebagai wadah yang tepat bagi para pelaku usaha,” beber Noval usai pemilihan.

Noval tidak menutup mata terhadap sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang menanti. Pandemi Covid-19 sempat membuat berbagai agenda organisasi terhenti. Ditambah lagi kondisi kesehatan ketua sebelumnya yang cukup lama menurun, sehingga banyak rapat dan program kerja tertunda.

“Kalau bicara PR, ya cukup banyak. Karena kemarin kita ada Covid, sehingga rapat pengurus harian banyak sekali ditunda dan hal-hal lainnya,” ucapnya.

Oleh karena itu, langkah pertama yang akan diambil adalah memperkuat kembali silaturahmi internal maupun eksternal. Kadin, menurut Noval, harus kembali ke marwahnya sebagai wadah kolaborasi dunia usaha.

“Kami sudah sepakat bersama para pengurus. Yang pasti kita harus berkolaborasi lagi, bersilaturahmi lagi dengan pemerintah kota setempat dan mengembalikan marwah Kadin,” katanya.

Noval menegaskan bahwa Kadin tidak bisa berjalan sendiri. Agenda prioritas adalah sowan ke pemerintah kota untuk menyelaraskan visi dan mendengar langsung agenda pembangunan daerah.

“Karena dari situ mungkin kita akan ada tambahan informasi agenda-agenda lainnya. Intinya, kita harus banyak berdiskusi supaya sinergi dengan pemerintah bisa terjalin,” ujarnya.

Sinergi ini menjadi semakin penting mengingat posisi strategis Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebagai pintu masuk investasi, Balikpapan diyakini akan mengalami lonjakan populasi dan aktivitas ekonomi.

Noval menilai kehadiran IKN memberi peluang besar bagi Balikpapan. Sektor yang diproyeksikan tumbuh pesat antara lain makanan, tempat hiburan, perhotelan dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Balikpapan ini pintu masuk investasi. Apalagi kita ditopang dengan adanya pembangunan IKN. Sudah pasti banyak pendatang akan datang ke Balikpapan, otomatis populasi meningkat. Dari situ kebutuhan akan makanan, tempat nongkrong, perhotelan, sampai UMKM pasti ikut berkembang,” jelasnya.

Selain itu, ia menambahkan, Kadin perlu mencermati keberlanjutan proyek IKN agar bisa mengambil langkah strategis. “Kita juga harus tahu bagaimana kelanjutan IKN ini. Karena dari situ kita bisa mengukur arah investasi, peluang usaha dan bagaimana UMKM bisa ikut ambil bagian,” tegasnya.

Meski baru dilantik, Noval langsung menunjukkan komitmennya membangun kebersamaan. Ia hadir bersama jajaran pengurus Kadin Balikpapan dalam peringatan HUT ke-24 Balikpapan Pos di Gedung Biru Kaltim Post.

Dalam kesempatan itu, ia didampingi Wakil Ketua Bidang Fiskal Keuangan dan Investasi Yull Shinta Novianti, Wakil Ketua Bidang Promosi Daerah, Pariwisata dan MICE Soegianto, serta Wakil Ketua Bidang Agribisnis Peternakan dan Perikanan M Tonny Isa Ansyari maupun beberapa anggota lainnya.

“Ini bagian dari upaya kami memperkuat kebersamaan. Karena dengan tim yang solid, Kadin akan bisa menjalankan perannya lebih maksimal,” tutur Noval.

Dengan dukungan seluruh pengurus, Noval optimistis Kadin Balikpapan bisa kembali berperan strategis sebagai penghubung dunia usaha dan pemerintah.

“Yang kita harapkan, Kadin tidak hanya sekadar ada, tapi hadir sebagai mitra pemerintah dan pelaku usaha untuk menciptakan iklim investasi yang sehat. Dengan begitu, manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Kadin Balikpapan #Nakhoda Baru #Noval Asfihani #Ketua Baru