Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Walau Naik Turun, Kadin Balikpapan Dorong Pengusaha Lokal Ambil Peran di IKN

Ulil Mu'Awanah • Rabu, 3 September 2025 | 18:22 WIB

 

Ibu Kota Nusantara (IKN)
Ibu Kota Nusantara (IKN)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Di tengah pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang naik-turun, suara pelaku usaha Balikpapan kembali mengemuka. Mereka tak ingin sekadar menjadi penonton di halaman rumah sendiri.

Aspirasi itu datang melalui Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan, yang menegaskan pentingnya keterlibatan pengusaha daerah dalam proses pembangunan berskala nasional tersebut.

Wakil Ketua Kadin Balikpapan Bidang Agribisnis Peternakan dan Perikanan M Tonny Isa Ansyari menilai, selama ini masih banyak pengusaha lokal yang belum mendapat ruang.

“Ini menjadi PR (pekerjaan rumah, Red) besar bagi kami. Kadin berencana mengadakan pertemuan kembali dengan pihak terkait agar pelaku usaha Balikpapan tidak dilupakan. Bahkan kalau perlu mereka didampingi dan diberikan pelatihan agar siap bersaing,” tuturnya, baru-baru ini.

Tonny menambahkan, pihaknya telah bertemu langsung dengan Otorita IKN yang menegaskan proyek strategis nasional tersebut akan tetap berjalan, meskipun saat ini pembiayaan tahap kedua masih bergantung pada dana APBN.

“Otorita sudah menyatakan bahwa IKN harus lanjut. Tapi memang tahap kedua masih menunggu realisasi APBN yang belum sepenuhnya diluncurkan,” jelasnya.

Di sisi lain, Kadin Balikpapan menekankan pentingnya transparansi informasi agar masyarakat tidak terjebak dalam spekulasi. Terlebih banyak berseliweran berita yang mengatakan bahwa IKN dibatalkan atau ibu kota tak jadi pindah ke Benua Etam.

“Kami akan mencari kejelasan informasi mengenai IKN untuk kemudian disampaikan kepada masyarakat luas. Balikpapan tidak boleh hanya jadi penonton, tapi ikut ambil bagian,” kata Tonny.

Lebih jauh, Kadin meminta agar pengusaha daerah diprioritaskan dalam berbagai proyek pembangunan di IKN. Menurut Tonny, otorita telah menyetujui hal tersebut. “Kami sudah berulang kali menyampaikan permintaan agar pengusaha lokal dilibatkan. Otorita juga menyatakan hal ini akan diprioritaskan,” tambahnya.

Balikpapan sendiri, dengan sumber daya alam yang melimpah, dipandang sebagai penopang utama dalam mendukung pembangunan IKN. Potensi besar ini tidak hanya datang dari sektor migas, tapi juga industri pengolahan seperti Refinery Development Master Plan (RDMP) yang tengah berjalan.

“Balikpapan memiliki kontribusi besar, termasuk melalui sektor industri pengolahan yang sangat penting dan membutuhkan dukungan dari pelaku usaha lokal,” ungkap Tonny.

Dia berpesan pengusaha lokal tak boleh tertinggal. Dengan adanya komitmen otorita serta langkah proaktif Kadin, peluang bagi pelaku usaha daerah untuk menjadi bagian nyata dalam pembangunan IKN semakin terbuka. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#ibu kota nusantara #IKN #pelaku usaha #kadin #pengusaha lokal #pembangunan #balikpapan