Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bisnis Penunjang Tumbuh Seiring Kehadiran IKN

Ulil Mu'Awanah • Senin, 8 September 2025 | 17:22 WIB
Pembangunan di Ibu Kota Nusantara terus berjalan dan ditarget rampung tiga tahun ke depan.
Pembangunan di Ibu Kota Nusantara terus berjalan dan ditarget rampung tiga tahun ke depan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kian kemari, kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim tidak hanya membuka peluang di sektor konstruksi, tetapi juga memacu pertumbuhan berbagai bisnis penunjang. Mulai dari hotel, restoran, jasa transportasi, hingga kebutuhan logistik kini menjadi ladang baru bagi pelaku usaha lokal.

Geliat bisnis di sekitar kawasan IKN mulai terasa meskipun pembangunan fisik masih berfokus pada infrastruktur inti. Mulai kebutuhan tempat tinggal sementara, penyediaan makanan, serta sarana penunjang lainnya menjadi sektor yang berkembang pesat.

“Apalagi sektor penunjang seperti pembangunan hotel, rumah makan, dan jasa lainnya mulai tumbuh di sekitar IKN. Ini peluang besar bagi pengusaha lokal untuk terlibat, tidak hanya di konstruksi, tetapi juga di sektor-sektor yang langsung menyentuh kebutuhan sehari-hari para pekerja dan masyarakat di sekitar IKN,” beber Ketua DPP Apindo Kaltim Abriantinus.

Selain sektor hospitality, jasa transportasi juga mengalami peningkatan permintaan. Kebutuhan mobilisasi pekerja, bahan bangunan, hingga barang konsumsi mendorong jasa logistik dan angkutan lokal mendapat peran lebih besar.

Abriantinus menambahkan, pemerintah pusat juga tengah menyiapkan proyek-proyek strategis bernilai triliunan rupiah yang memberi efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah.

Pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pun diperkirakan akan mengikuti, karena penyediaan kebutuhan pangan, minuman, hingga kerajinan dapat disuplai dari pelaku usaha lokal.

“Kalau sektor besar masih banyak dikerjakan pengusaha dari luar, setidaknya pengusaha lokal bisa menggarap sektor penunjang ini. Jangan sampai kita kehilangan kesempatan. UMKM harus lebih diberdayakan untuk mengisi rantai suplai kebutuhan di IKN,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa agar sektor bisnis penunjang bisa berkembang berkelanjutan, perlu dukungan infrastruktur konektivitas yang memadai. Jalan penghubung, jaringan listrik, air, dan telekomunikasi menjadi faktor penting agar usaha kecil menengah dapat bertumbuh bersama IKN.

Dengan demikian, pembangunan IKN tidak hanya menghadirkan pusat pemerintahan baru, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi tumbuhnya sektor bisnis penunjang di Kalimantan Timur.

“Kalau konektivitas terbangun baik, maka distribusi barang dan jasa lebih lancar, biaya logistik bisa ditekan, dan usaha lokal semakin kompetitif. Itulah yang kita dorong supaya ekonomi Kaltim benar-benar mendapat manfaat dari kehadiran IKN,” ujarnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#bisnis #restoran #ibu kota nusantara #hotel #jasa transportasi #umkm