KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Brunei Darussalam dan Malaysia menjadi penyumbang terbesar kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kalimantan Timur (Kaltim) pada Juli 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, wisman asal Brunei mencapai 305 kunjungan atau 30,23 persen, disusul Malaysia 253 kunjungan atau 25,07 persen.
Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana menyebut, peningkatan kunjungan jika dibandingkan dengan periode Juli 2024 terlihat di hampir semua kelompok kebangsaan.
“Kunjungan wisman kelompok kebangsaan ASEAN mengalami peningkatan tertinggi sebesar 143,58 persen, diikuti wisman asal Afrika 133,33 persen, wisman asal Asia selain ASEAN 28,13 persen, dan wisman asal Eropa naik 27,08 persen,” terangnya.
Meski begitu, tidak semua kawasan mencatat tren positif. Beberapa justru mengalami penurunan. Wisman asal Oseania turun 52,94 persen, Timur Tengah merosot 50 persen, sedangkan Amerika anjlok 45,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Jika dibandingkan dengan Juni 2025, terjadi variasi yang cukup mencolok antarnegara asal. Kunjungan wisman asal Eropa naik signifikan hingga 281,25 persen. Disusul Afrika yang meningkat 133,33 persen, serta Asia selain ASEAN yang bertambah 29,47 persen. Namun, tren sebaliknya terjadi pada kelompok kebangsaan Amerika yang turun 39,29 persen, Oseania 33,33 persen, dan ASEAN 16,45 persen.
Yusniar menjelaskan, dominasi ASEAN masih sangat kuat dalam komposisi kunjungan. “Jumlah kunjungan wisman ke Kalimantan Timur selama Juli 2025 berdasarkan kelompok kebangsaan didominasi oleh wisman kelompok kebangsaan ASEAN sebesar 71,46 persen,” jelasnya.
Setelah ASEAN, kelompok Asia selain ASEAN menyumbang 12,19 persen dari total kunjungan. Disusul Eropa 12,09 persen, Amerika 1,68 persen, Oseania 1,59 persen, Afrika 0,69 persen, serta Timur Tengah 0,30 persen. Data itu menegaskan bahwa pintu utama wisman Kaltim masih banyak didominasi oleh negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.
Selain Brunei dan Malaysia, wisman Tiongkok tercatat 60 kunjungan atau 5,94 persen, disusul Singapura 57 kunjungan atau 5,65 persen, dan Jerman 28 kunjungan atau 2,78 persen. Kehadiran negara-negara tersebut ikut menambah warna dalam statistik kunjungan ke Kaltim.
Secara keseluruhan, tren peningkatan kunjungan dari kawasan ASEAN menjadi sinyal positif. Apalagi, Brunei dan Malaysia berkontribusi lebih dari separuh total kunjungan, sehingga memperkuat posisi Kaltim sebagai salah satu destinasi terdekat dan strategis bagi wisman di kawasan regional. (*)
Editor : Duito Susanto