KALTIMPOST.ID - Indonesia kembali menjadi perhatian dunia otomotif. Kali ini, giliran VinFast—raksasa kendaraan listrik asal Vietnam—yang siap menanamkan investasinya di Tanah Air.
Langkah tersebut bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi bagian dari strategi besar menjadikan kawasan Asia Tenggara sebagai pusat produksi kendaraan listrik masa depan. VinFast sebelumnya sukses mengoperasikan pabrik berteknologi tinggi di Hai Phong, Vietnam.
Baca Juga: IHSG Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Pasar Modal Domestik Makin Bergairah
Berdiri di atas lahan seluas 335 hektare, fasilitas tersebut dibangun hanya dalam 21 bulan. Kini, pabrik itu menjadi simbol kemajuan industri otomotif Vietnam dan salah satu yang tercanggih di Asia Tenggara.
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, mengungkapkan keputusan membuka pabrik di Indonesia diambil setelah menilai potensi besar yang dimiliki negeri ini.
“Indonesia memiliki kombinasi ideal—pasar domestik yang besar, tenaga kerja muda yang dinamis, dan komitmen kuat pemerintah terhadap industri kendaraan listrik,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (12/10/2025).
Menurutnya, ekspansi ini tak hanya soal memperluas jaringan produksi, melainkan juga membangun fondasi industri kendaraan listrik yang berkelanjutan di kawasan. Pabrik VinFast di Indonesia akan dirancang serupa dengan di Hai Phong—efisien, terintegrasi, dan berbasis digital.
Baca Juga: Impor Kaltim Turun 16,98 Persen, Migas dan Nonmigas Sama-Sama Melemah, Ini Penyebabnya
Selain itu, VinFast berencana menggandeng mitra lokal, mulai dari produsen komponen dalam negeri hingga lembaga pendidikan vokasi. Kolaborasi ini diharapkan mendorong transfer teknologi dan peningkatan keterampilan tenaga kerja Indonesia.
“Dengan keberadaan pabrik di Indonesia dan Vietnam, VinFast akan memiliki posisi strategis untuk menjangkau pasar ASEAN, Australia, hingga Timur Tengah,” tutur Kariyanto. Ekspansi ini juga diharapkan memperkuat posisi kawasan sebagai pusat baru industri kendaraan listrik dunia. (*)
Editor : Ery Supriyadi