KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Timur semakin meningkat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rata-rata lama menginap di hotel bintang naik dibanding tahun sebelumnya. Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana mengungkapkan, tamu hotel kini cenderung memperpanjang masa tinggalnya.
“Jika dibandingkan dengan 2023, rata-rata lama menginap seluruh tamu pada hotel bintang meningkat dari 1,64 hari menjadi 1,72 hari,” terangnya. Kenaikan sejalan dengan meningkatnya fasilitas dan pelayanan yang diberikan pelaku industri perhotelan di Kaltim.
Untuk tamu mancanegara, rata-rata lama menginap bahkan mencapai 2,84 hari, jauh lebih lama dibanding wisatawan domestik yang rata-rata menginap 1,71 hari.
Sementara itu, di hotel nonbintang, wisatawan domestik justru lebih lama tinggal dibandingkan wisatawan asing. “Pada hotel nonbintang, tamu domestik menginap lebih lama (1,35 hari) dibandingkan tamu mancanegara (1,14 hari),” lanjut Yusniar.
Namun secara keseluruhan, rata-rata lama menginap di hotel nonbintang justru mengalami penurunan tipis dari 1,38 hari menjadi 1,35 hari. Menandakan bahwa hotel bintang mulai menjadi pilihan utama wisatawan yang mencari kenyamanan dan fasilitas lebih baik.
Selain peningkatan lama menginap, tingkat penghunian kamar (TPK) juga menunjukkan tren naik. Hotel bintang mencatat TPK 65,11 persen, sementara nonbintang mencapai 27,73 persen. “Kenaikan TPK menunjukkan semakin tingginya kepercayaan wisatawan terhadap fasilitas akomodasi di Kaltim,” ujar Yusniar. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo