Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

SPBUN Pertamina di Maratua, Jaga Stabilitas Harga bagi Nelayan

Denny Saputra • Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:34 WIB
EKSIS: Salah satu SPBUN di kawasan Maratua, Kabupaten Berau menjamin stabilitas stok dan harga bagi nelayan di sekitar.
EKSIS: Salah satu SPBUN di kawasan Maratua, Kabupaten Berau menjamin stabilitas stok dan harga bagi nelayan di sekitar.

KALTIMPOST.ID, BERAU - Di balik birunya laut Maratua, kehidupan nelayan kini berdenyut lebih tenang. Mereka tak lagi harus menempuh jarak jauh atau membayar mahal demi sejerigen bahan bakar.

Sejak beroperasinya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBUN) No. 68.773.02 di Jalan Poros Kampung Payung-Payung, Pulau Maratua, Kabupaten Berau, harga BBM bagi nelayan turun drastis dari Rp 13 ribu menjadi Rp 6.800 per liter.

SPBUN yang dikelola PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan itu kini menjadi napas baru bagi para nelayan pesisir. “Dulu kami harus beli di pengecer dengan harga dua kali lipat. Sekarang, setelah ada SPBUN, selisihnya lumayan besar. Hidup jadi lebih ringan,” ujar Guntaris, salah satu nelayan setempat, Selasa (21/10).

Ia bercerita, dulu kebutuhan bahan bakar sering membuat nelayan harus mengeluarkan tenaga dan biaya tambahan. Tak jarang mereka harus menunda melaut karena stok BBM sulit didapat. Kini, situasinya jauh berubah. “Kami bisa lebih sering melaut, waktu kerja lebih efisien, pendapatan juga meningkat,” tambahnya dengan wajah lega.

Pemilik SPBUN Maratua, Ivan, menambahkan, keberadaan fasilitas tersebut memangkas jarak tempuh nelayan yang sebelumnya harus menyeberang hanya untuk mendapatkan solar. “Sekarang, warga bisa langsung isi di sini dengan harga yang sesuai. Harapan kami, SPBUN ini menjadi bagian dari kemajuan masyarakat Maratua,” ujarnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun menjelaskan, SPBUN Maratua merupakan wujud komitmen Pertamina dalam mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.

Program ini sejalan dengan arahan Presiden agar akses energi bagi nelayan terus diperluas. “Kami ingin SPBUN ini tidak hanya memudahkan bahan bakar, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di kalangan nelayan,” terangnya.

Edi menambahkan, kehadiran SPBUN ini turut memperkuat rasa kebersamaan dan semangat gotong royong di antara warga Maratua. Fasilitas ini menjadi titik temu, bukan hanya untuk urusan bahan bakar. “Ini juga sebagai pusat informasi dan komunikasi antar nelayan yang saling berbagi pengalaman dan pengetahuan,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#SPBUN #harga bbm #turun drastis #maratua #solar #nelayan