KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Meski tekanan harga kebutuhan pokok masih terasa di beberapa sektor, optimisme masyarakat Balikpapan terhadap kondisi ekonomi masih baik.
Berdasarkan hasil Survei Konsumen yang dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan pada Oktober 2025, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat sebesar 119,3, berada di atas level 100 yang menandakan kondisi optimis.
Angka ini dikatakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan Robi Ariadi mengalami kenaikan dari posisi bulan sebelumnya yang sebesar 118,3. Ia menilai optimisme tersebut menjadi sinyal positif bagi perekonomian daerah di tengah upaya menjaga stabilitas harga jelang akhir tahun.
“Daya beli masyarakat Balikpapan masih terjaga dan cenderung menguat. Hal ini sejalan dengan meningkatnya keyakinan konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja dan penghasilan saat ini,” ucap Robi, Rabu (5/11).
Optimisme itu juga tercermin dari pertumbuhan transaksi digital. Jumlah transaksi Quick Response Code Indonesian (QRIS) di Balikpapan pada September 2025 tumbuh signifikan sebesar 150,31 persen secara tahunan (year-on-year), lebih tinggi dibandingkan Agustus yang tumbuh 146,51 persen.
Sementara di Penajam Paser Utara (PPU), pertumbuhan transaksi QRIS bahkan mencapai 160,34 persen (yoy).
“Pertumbuhan transaksi digital ini menandakan geliat ekonomi masyarakat yang terus bergerak. Transaksi non-tunai makin diminati, terutama karena kemudahan dan efisiensinya,” lanjut Robi. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo