Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

ATM Emas BSI Pertama di Kaltim Bakal Hadir di Balikpapan, Siap-Siap Cobain Cetak Emas

Ulil Mu'Awanah • Rabu, 19 November 2025 | 19:05 WIB
EKSPANSI: BSI resmi menetapkan Balikpapan sebagai salah satu lokasi proyek percontohan ATM Emas.
EKSPANSI: BSI resmi menetapkan Balikpapan sebagai salah satu lokasi proyek percontohan ATM Emas.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Transformasi layanan investasi emas di Kalimantan memasuki babak baru. Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi menetapkan Balikpapan sebagai salah satu lokasi proyek percontohan (piloting) ATM Emas, menandai ekspansi serius bank syariah terbesar di Indonesia dalam membangun ekosistem bank bulion di kawasan timur Indonesia.

Langkah ini tidak hanya mencerminkan strategi ekspansi BSI, tetapi juga membaca arah masa depan ekonomi Kalimantan, terutama dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN). Balikpapan dipandang sebagai pusat aktivitas keuangan, gerbang bisnis, sekaligus pasar syariah terbesar di wilayah Kaltim-Kaltara.

“Untuk ATM emas itu memang saat ini masih piloting. Nanti insya Allah dalam waktu dekat setiap region akan ada untuk ATM emasnya. Balikpapan akan dapat satu unit,” kata RCEO RO IX Kalimantan BSI Sefudin Suria Hidayat.

Alasan penempatan Balikpapan sebagai salah satu titik pilot project bukan tanpa kajian. Dalam analisis internal BSI, kota ini memegang peran strategis dalam pergerakan ekonomi Kalimantan.

Pertumbuhan kelas menengah, aktivitas perdagangan, dan perannya sebagai pintu gerbang menuju IKN membuat kebutuhan instrumen investasi seperti emas diprediksi meningkat beberapa tahun ke depan. Selain itu, karakteristik masyarakat Balikpapan yang aktif bertransaksi dan minatnya terhadap instrumen syariah menjadi pertimbangan kuat.

“Karena ada IKN-nya  juga dan kita tahu bahwa IKN itu masa depannya akan ke sini. Kebutuhan emas di masyarakat Balikpapan juga terlihat meningkat,” ujar Sefudin.

Saat ini, dari 17 unit ATM Emas BSI yang telah tersebar di Indonesia, satu unit dialokasikan untuk Balikpapan. Keputusan itu sekaligus menempatkan Kalimantan Timur sebagai provinsi pertama di Pulau Kalimantan yang menikmati fasilitas tersebut.

Potensi pasar Kaltim-Kaltara memang menjadi daya tarik tersendiri. Wilayah ini menyumbang sekitar 70 persen pangsa pasar bank syariah regional, dengan Balikpapan sebagai episentrum aktivitas ekonomi dan pusat perputaran likuiditas terbesar. BSI memanfaatkan momentum ini untuk mengakselerasi layanan bank bulion, baik melalui fisik ATM maupun layanan digital.

Area Manager BSI Kaltimtara Andhi Asni mengatakan, bahwa minat masyarakat terhadap emas terus tumbuh, baik sebagai aset lindung nilai maupun sebagai instrumen tabungan jangka panjang. Keberadaan IKN juga meningkatkan optimisme dan aktivitas investasi di wilayah ini.

“Alhamdulillah Balikpapan mendapat satu unit ATM emas. Memang saat ini masih piloting, tetapi ini menjadi langkah awal untuk memperluas akses investasi emas yang mudah dan sesuai prinsip syariah,” kata Andhi. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#BSI #atm emas #cetak emas #balikpapan #bank syariah indonesia