Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Mulai Beralih, Substitusi Dominasi Batu Bara dengan Ekspor Produk UMKM

Ulil Mu'Awanah • Minggu, 30 November 2025 | 20:54 WIB
DUKUNGAN: Berbagai produk UMKM memiliki potensi besar menembus pasar ekspor, sehingga pemerintah mendorong sektor ini untuk terus berkembang.
DUKUNGAN: Berbagai produk UMKM memiliki potensi besar menembus pasar ekspor, sehingga pemerintah mendorong sektor ini untuk terus berkembang.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Pemprov Kaltim menegaskan komitmennya untuk keluar dari ketergantungan ekonomi terhadap sumber daya alam (SDA) tak terbarukan, terutama batu bara.

Langkah ini dilakukan melalui strategi penguatan ekspor produk nonmigas, khususnya dari sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pertanian dan kehutanan yang saat ini kontribusinya masih sangat kecil.

Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kaltim Ujang Rahmad menuturkan, porsi ekspor dari sektor pertanian dan kehutanan saat ini masih berada di angka 0,13 persen dari total ekspor Kaltim. Kondisi ini menjadi alasan kuat bagi pemerintah untuk mengubah arah strategi ekspor ke depan.

“Kalau kita lihat kelompok ekspor pertanian dan kehutanan ini baru menyumbang 0,13 persen. Ini menunjukkan bahwa ruang pengembangannya masih sangat luas dan ini yang ingin kita dorong bersama,” kata Ujang, akhir pekan lalu.

Menurutnya, transformasi ekonomi menjadi sebuah keharusan. Ketergantungan yang terlalu besar pada komoditas batu bara dinilai tidak berkelanjutan dan harus dikurangi secara bertahap.

“Prinsipnya, kita ingin keluar dari ketergantungan terhadap ekonomi berbasis sumber daya yang tak terbarukan. Upaya realnya adalah bagaimana menggantikan ekspor batu bara secara perlahan namun pasti dengan ekspor-ekspor yang secara langsung mendorong UMKM,” jelas Ujang.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya mendorong peningkatan kuantitas ekspor, tetapi juga kualitas produk agar mampu bersaing di pasar global. Pemerintah berharap ekspor perdana dari berbagai pelaku usaha bisa menjadi pemicu semangat untuk memperluas pasar.

“Kami mengajak pelaku usaha untuk terus meningkatkan kualitas, memperluas jaringan dan menjadikan produk-produk Kalimantan Timur semakin dicari di pasar dunia,” katanya.

Dari sisi dukungan, Pemerintah Provinsi Kaltim memastikan keterlibatan aktif dalam memfasilitasi dan mempromosikan produk UMKM daerah. Langkah-langkah strategis akan terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi serta meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan strategi jangka panjang ini, Kaltim menargetkan struktur ekonomi yang lebih seimbang, berkelanjutan, serta mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat di seluruh wilayah provinsi.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan terus hadir memberikan dukungan, termasuk dalam pemasaran produk-produk daerah. Komitmen kami adalah pemulihan ekonomi, peningkatan daya saing, dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Ujang. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Ketergantungan #pemprov kaltim #ekspor #umkm #batu bara