Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Lonjakan Ekspor Nonmigas Kaltim ke Asia Bikin Kejutan, Pakistan Catat Kenaikan Fantastis

Raden Roro Mira Budi Asih • Kamis, 4 Desember 2025 | 07:57 WIB

Peningkatan bulanan didorong oleh pasar Asia. Terutama ke negara tujuan seperti Tiongkok, Pakistan hingga Bangladesh.
Peningkatan bulanan didorong oleh pasar Asia. Terutama ke negara tujuan seperti Tiongkok, Pakistan hingga Bangladesh.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Aktivitas perdagangan luar negeri Kalimantan Timur kembali menunjukkan pergerakan positif pada Oktober 2025. Perubahan ini terlihat dari meningkatnya permintaan sejumlah negara mitra di pasar internasional.

Kenaikan tersebut membuat kinerja ekspor provinsi ini bergerak lebih stabil setelah beberapa bulan terakhir sempat melandai.

Baca Juga: Tekanan Populasi Jakarta dan Seruan Transmigrasi dari Bali, Kalimantan Jadi Tujuan Baru

Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim menegaskan bahwa ekspor nonmigas menunjukkan geliat baru.

“Total nilai ekspor nonmigas ke 13 negara tujuan pada Oktober 2025 sebesar USD1.530,29 juta. Angka ini naik USD72,96 juta atau 5,01 persen dibandingkan September 2025,” ujar Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana.

Kenaikan bulanan tersebut terutama digerakkan pasar Asia.

“Kondisi ini banyak dipengaruhi peningkatan nilai ekspor ke sejumlah negara utama seperti Tiongkok yang naik USD97,79 juta (17,78 persen), Pakistan naik USD27,39 juta (1.850,68 persen), dan Bangladesh naik USD20,48 juta (31,50 persen),” lanjut Yusniar.

Secara kumulatif Januari–Oktober 2025, Tiongkok masih menjadi mitra terbesar dengan kontribusi 32,94 persen atau USD5.088,51 juta. India berada di posisi berikutnya dengan 16,84 persen, disusul Filipina sebesar 8,34 persen.

Di kawasan ASEAN, ekspor nonmigas Kaltim masih memegang porsi besar. Nilainya mencapai USD3.511,21 juta atau 22,73 persen dari total ekspor nonmigas selama Januari–Oktober 2025.

Filipina, Malaysia, dan Vietnam tetap menjadi tujuan terbesar, meski secara bulanan beberapa di antaranya mengalami penurunan, seperti Malaysia yang turun 18,07 persen dan Filipina turun 6,68 persen.

Di sisi lain, Uni Eropa justru mencatat kenaikan signifikan pada Oktober 2025. Ekspor ke kawasan tersebut menembus USD34,59 juta atau melonjak 196,15 persen, terutama ke Italia, Spanyol, dan Slovenia.

“Secara kumulatif, total ekspor nonmigas ke Uni Eropa mencapai USD233,02 juta, atau berperan 1,51 persen terhadap keseluruhan ekspor nonmigas Kaltim,” jelas Yusniar.

Dari seluruh negara tujuan, Pakistan menjadi sorotan karena pertumbuhannya yang ekstrem. Nilai ekspor ke negara itu melesat dari USD1,48 juta pada September 2025 menjadi USD28,87 juta pada Oktober 2025.

Baca Juga: Dorong Kemandirian Disabilitas, SPJM Latih 30 Peserta Jadi Difablepreneu

Meski porsinya hanya 0,84 persen secara total, lompatan tersebut menjadi salah satu yang tertinggi.

Namun, penguatan pada Oktober tidak serta-merta mengubah kondisi sepanjang tahun.
“Secara kumulatif Januari–Oktober 2025, ekspor nonmigas ke 13 negara tujuan utama turun 16,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” tutup Yusniar. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#BPS KALTIM #pakistan #tiongkok #perdagangan luar negeri #ekspor nonmigas