KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Performa ekspor Kalimantan Timur kembali menunjukkan pergerakan positif pada Oktober 2025. Kali ini, kenaikan nilai ekspor dipimpin oleh pelabuhan-pelabuhan utama yang menjadi jalur keluar komoditas andalan Kaltim. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat, lima pelabuhan utama membukukan peningkatan kinerja yang mendorong total ekspor bulan tersebut.
Tiga pelabuhan berperan dominan dalam menopang ekspor Oktober. “Tiga pelabuhan yang memberikan sumbangan terbesar terhadap total nilai ekspor Kaltim adalah Pelabuhan Balikpapan (USD487,96 juta), Pelabuhan Samarinda (USD339,22 juta), dan Pelabuhan Bonthan Bay (USD293,36 juta),” ujarnya Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana.
Dibandingkan September 2025, laju ekspor melalui lima pelabuhan utama mencatatkan peningkatan cukup signifikan. Yusniar mengungkapkan, nilai ekspor dari 5 pelabuhan utama mengalami peningkatan 9,54 persen, yaitu dari USD1.432,24 juta pada September 2025 menjadi USD1.568,81 juta pada Oktober 2025.
Pelabuhan Balikpapan tetap menjadi jalur ekspor paling dominan dengan kontribusi terbesar sepanjang Januari-Oktober 2025. “Nilai ekspor dari Pelabuhan Balikpapan menyumbang 27,34 persen terhadap total ekspor, kemudian diikuti Pelabuhan Samarinda 20,45 persen, dan Pelabuhan Bonthan Bay 14,88 persen,” papar Yusniar.
Secara month-to-month, Pelabuhan Balikpapan tumbuh 26,86 persen, naik dari USD384,63 juta pada September menjadi USD487,96 juta pada Oktober. Samarinda naik tipis 0,30 persen, sedangkan Bonthan Bay mencatat kenaikan 3,57 persen. Pelabuhan Tanjung Redep bahkan melonjak 37,64 persen, sedangkan Tanjung Bara justru turun 17 persen.
Secara keseluruhan, total ekspor Kaltim melalui lima pelabuhan utama mencapai USD1.568,81 juta, sementara ekspor dari pelabuhan lainnya menambah USD298,03 juta. Kombinasi dua kelompok pelabuhan itu menghasilkan total nilai ekspor Oktober 2025 sebesar USD1.866,84 juta, atau naik 11,23 persen dibandingkan bulan sebelumnya. (*)
Editor : Ismet Rifani