Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Anak Hashim Djojohadikusumo Rahayu Saraswati Jadi Komut TRIN, Ini Rekam Jejak Bisnis dan Politiknya

Uways Alqadrie • Kamis, 4 Desember 2025 | 20:01 WIB

Rahayu Saraswati
Rahayu Saraswati
KALTIMPOST.ID, JAKARTA- PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) kembali mengutak-atik struktur pengawasan mereka. Perusahaan yang biasa menggarap proyek hunian dan ruang komersial itu menunjuk Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai Komisaris Utama yang baru. 

Penunjukan ini sekaligus menandai bergesernya Septian Starlin dari kursi tertinggi dewan komisaris ke posisi komisaris.

Bagi TRIN, masuknya Rahayu bukan sekadar rotasi jabatan. Manajemen menyebut langkah itu sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menguatkan arah bisnis di tengah kompetisi industri properti yang semakin padat. 

Mereka percaya figur yang akrab disapa Sara itu dapat membawa napas baru—baik dalam visi, jejaring, maupun pendekatan bisnis.

Dalam keterangannya, manajemen menyebut Rahayu bukan hanya hadir sebagai pengawas, tapi juga sebagai strategic partner yang akan mendorong kolaborasi lintas sektor. 

TRIN meyakini modal pengalaman Rahayu di bidang politik, bisnis, serta ekosistem sosial akan membantu perusahaan menyiapkan pijakan menuju 2026, tahun yang mereka sebut sebagai fase percepatan transformasi.

Ishak Chandra, Co-Founder sekaligus Group CEO TRINLAND, menyebut perusahaan tengah menyiapkan portofolio proyek yang tak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga relevansi sosial dan kultural.

Dalam pandangannya, Rahayu dapat memperkuat ambisi tersebut. “Kami ingin tumbuh dalam segmen properti yang tidak hanya modern, tetapi juga memiliki nilai budaya dan keberlanjutan,” ujarnya.

Rahayu sendiri menyampaikan optimismenya terhadap masa depan TRIN. Ia memandang perusahaan tersebut tengah berada dalam momentum penting dan memiliki modal kuat untuk bergerak agresif. “TRINLAND adalah platform untuk menghadirkan ruang hidup yang berkelanjutan dan berbudaya,” katanya. 

Ia menyebut fokus perusahaan ke depan meliputi pengembangan gedung komersial, pusat logistik, dan ruang budaya yang dirancang mendukung komunitas dan arsitektur ramah lingkungan.

Perusahaan juga menegaskan kembali fokus mereka pada konsep true green building serta ekosistem properti yang lebih ramah lingkungan. 

Arah ini diproyeksikan untuk mendorong kenaikan pendapatan berulang atau recurring income, pilar penting dalam ketahanan bisnis properti jangka panjang.

Mengutip profil resmi perusahaan, Rahayu yang kini berusia 39 tahun, berdomisili di Jakarta, dan merupakan lulusan Bachelor of Science dari Purdue University Global. 

Di luar TRIN, ia memegang sejumlah posisi strategis—mulai dari komisaris di PT Arsari Mandira Permai, PT Bima Sakti Bahari, PT Formosa Bag Indonesia, hingga menjadi penasihat di Alpha JWC Indonesia.

Jejak karier publiknya pun tak singkat. Rahayu pernah menjadi anggota DPR-RI pada periode 2014–2019, kemudian kembali melenggang ke Senayan untuk periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan Jakarta III. 

Pihak TRIN memastikan Rahayu tak memiliki hubungan afiliasi dengan komisaris, direksi, atau pemegang saham pengendali.

Dengan perubahan komposisi di pucuk dewan pengawas ini, TRIN berharap bisa melaju lebih kencang, terutama dalam mengeksekusi transformasi bisnis yang sudah mereka sodorkan sejak beberapa tahun terakhir.

Editor : Uways Alqadrie
#hasyim djojohadikusumo #dpr ri #rahayu saraswati #prabowo