Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Impor Kaltim Naik 7,82 Persen pada Oktober, Ditopang Lonjakan Komoditas Migas dan Nonmigas

Raden Roro Mira Budi Asih • Jumat, 5 Desember 2025 | 15:41 WIB
KOMODITAS: Dorongan utama migas dan nonmigas membuat nilai impor Kaltim melonjak hingga 7,82 persen.
KOMODITAS: Dorongan utama migas dan nonmigas membuat nilai impor Kaltim melonjak hingga 7,82 persen.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Usai melemah pada bulan sebelumnya, nilai impor justru terkerek 7,82 persen menjadi USD472,68 juta. Impor Kalimantan Timur kembali menunjukkan pergerakan naik pada Oktober 2025.

Lonjakan dipicu naiknya impor migas dan nonmigas secara bersamaan. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana menegaskan bahwa dorongan utama bersumber dari dua kelompok komoditas tersebut. “Nilai impor migas dan nonmigas masing-masing tumbuh 5,31 persen dan 22,64 persen,” ujarnya.

Impor migas tercatat USD394,79 juta, lebih tinggi dibanding September yang berada di posisi USD374,87 juta. Kenaikan juga tampak pada impor nonmigas yang naik dari USD63,51 juta menjadi USD77,89 juta pada Oktober 2025. Menunjukkan pemulihan permintaan barang impor Kaltim di penghujung tahun.

Meski demikian, secara tahunan impor masih melemah cukup dalam. Jika dibanding Oktober 2024, total impor Oktober 2025 tercatat turun 37,65 persen. Yusniar mengungkapkan bahwa penyebab utamanya adalah penurunan signifikan pada dua kelompok komoditas. “Impor migas dan nonmigas masing-masing terkontraksi 30,75 persen dan 58,56 persen,” jelasnya.

Di kelompok migas, seluruh komoditas tercatat menurun secara tahunan. Impor hasil minyak anjlok terdalam, dari sebelumnya berada pada level tinggi, kini susut 55,87 persen. Penurunan juga terjadi pada impor minyak mentah yang terkontraksi 20,99 persen, sementara impor gas melemah 2,25 persen dibanding tahun lalu.

Kontribusi migas pada total impor Kaltim periode Januari-Oktober 2025 tercatat mendominasi dengan porsi 75,77 persen. Rinciannya, minyak mentah memberi andil 45,93 persen, hasil minyak 21,25 persen, dan gas 8,59 persen. Sementara itu, nonmigas berperan 24,23 persen dari total impor Kaltim selama sepuluh bulan pertama tahun ini.

Secara kumulatif, total impor Kaltim Januari-Oktober 2025 mencapai USD3,99 miliar, sedikit lebih rendah dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai USD4,12 miliar. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#komoditas #Nonmigas #melonjak #impor #kaltim #migas