Kue gulung ikonik yang didesain menyerupai batang kayu ini tidak hanya menawarkan tampilan visual yang artistik, tetapi juga memanjakan lidah dengan komposisi rasa yang kaya.
Yule Log Cake terbuat dari bolu gulung (sponge cake) yang memiliki tekstur sangat lembut dan ringan. Kue ini diisi dengan mousse atau buttercream yang creamy dan dilembapkan dengan sirup, kemudian dilapisi di bagian luar dengan ganache atau buttercream cokelat tebal.
Lapisan luar inilah yang diolah sedemikian rupa menggunakan garpu untuk menciptakan tekstur kasar mirip kulit kayu.
Rasa yang ditawarkan didominasi oleh cokelat yang kaya, diperkuat dengan sentuhan moka atau vanila, memberikan kehangatan yang pas untuk suasana perayaan akhir tahun. Hiasan berupa jamur meringue dan taburan gula halus menyerupai salju semakin memperkuat nuansa Natal pada hidangan ini.
Kue Yule Log dianggap sebagai simbol tradisi kuno pembakaran batang kayu saat perayaan Yule. Kini bertransformasi menjadi centerpiece manis di meja makan keluarga.
"Yule Log Cake ini bukan hanya sekadar dessert, tetapi simbol tradisi yang menambah kehangatan perayaan Natal. Di hotel kami, kue ini selalu menjadi favorit karena perpaduan sponge cake yang lembut dan ganache cokelat yang kental sangat pas dinikmati bersama keluarga," ungkap Ziw Urim Togatorop, Marketing Communication Manager Platinum Hotel & Convention Hall Balikpapan.
Dia menuturkan, tahun ini produk-produk seasonal kembali disiapkan 28 Gourmet karena mengalami kenaikan permintaan menjelang Natal. Cake dan pie tradisional masih menjadi primadona. “Untuk cake, banyak pelanggan yang repeat order karena rasanya sudah cocok. Yule Log tetap jadi favorit karena ini tradisi Natal,” kata Ziw.
Menurut Ziw, menu ini selalu habis lebih cepat karena menjadi pusat hidangan dalam perayaan keluarga. “Yule Log itu ikonik. Banyak pelanggan yang bilang Natal tidak lengkap tanpa kue itu,” ujarnya.
Selain Yule Log, pie juga menjadi andalan. Pie Bosque dengan topping strawberry dan berbagai buah menjadi pilihan bagi keluarga yang menginginkan hidangan simpel namun tetap meriah.
Meski demikian, pie kurang efisien dikirim jarak jauh sehingga lebih banyak dipesan oleh pelanggan lokal. Ada pula red velvet whole cake yang menjadi pelengkap pilihan bagi penggemar cita rasa klasik.
Seluruh produk dibuat secara eksklusif oleh 28 Gourmet, yang menjaga kualitas bahan sekaligus konsistensi rasa. “Kami menerima pemesanan maksimal H-1 karena ingin memastikan tiap produk fresh,” jelas Ziw.
Meskipun perusahaan jarang memilih cake karena daya tahan pendek, segmen keluarga dan komunitas tetap mendominasi permintaan kue dan pie. “Untuk perayaan di rumah, cake itu lebih menghadirkan vibes Natal. Karena itu pemesanan H-1 selalu padat,” katanya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo