KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Wisata pantai masih menjadi destinasi favorit masyarakat Kalimantan Timur saat libur pergantian tahun. Meski demikian, kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) kian menguat sebagai episentrum wisata baru yang menarik perhatian publik secara masif.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (DPD PUTRI) Kaltim, Dian Rosita, mengatakan tren kunjungan wisata saat tahun baru masih didominasi kawasan pesisir. Pantai dinilai unggul dari sisi keterjangkauan harga, luas area, serta ragam aktivitas yang bisa dinikmati semua kalangan.
“Sejauh ini pemenangnya masih pantai. Murah, meriah, areanya luas, dan semua umur bisa menikmati,” ujarnya.
Baca Juga: Jejak Bisnis Donald Trump di Indonesia: Properti Elite dari Lido hingga Bali
Lonjakan pengunjung terlihat di sejumlah destinasi. Pada 1 Januari, Pantai Lamaru di Balikpapan mencatat kunjungan hingga 8.000 orang dalam satu hari. Bahkan pantai di wilayah Marang Kayu, Kutai Kartanegara, yang relatif terpencil, mampu menarik sekitar 3.500 pengunjung.
Menurut Dian, data tersebut menunjukkan minat wisata masyarakat mulai menyebar dan tidak lagi terpusat pada destinasi populer semata. Persebaran ini dinilai positif bagi pemerataan ekonomi pariwisata daerah.
Di sisi lain, kawasan IKN tampil sebagai magnet wisata baru selama libur akhir tahun. Dian menyebut arus kunjungan ke IKN sangat tinggi sejak 25 Desember hingga awal Januari.
Baca Juga: Wisata Kaltim Meledak Saat Nataru, Liburan Kini Jadi Kebutuhan Utama Warga
“IKN itu ramai sekali. Dari tanggal 25 sampai 4 sangat padat. Bahkan pada 25 Desember saja sudah sekitar 37 ribu pengunjung,” ungkapnya.
Ia menilai kehadiran IKN membawa dampak promosi yang signifikan bagi Kalimantan Timur. Selain menarik kunjungan langsung, IKN juga memperkuat citra Bumi Etam sebagai tujuan wisata nasional.
“Sekarang IKN jadi pusat wisata. Orang datang ke sana, lalu bergerak ke destinasi lain di sekitarnya,” jelas Dian.
Baca Juga: Jalan Tering–Ujoh Bilang Diresmikan, Akses Pedalaman Kaltim Kini Terbuka Lebar
Kombinasi kuatnya wisata pantai dan tumbuhnya magnet baru seperti IKN, lanjut dia, menjadi peluang besar untuk memperluas pasar wisata serta memperpanjang lama tinggal wisatawan di Kalimantan Timur.
Editor : Ery Supriyadi