Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kunjungan Kapal Luar Negeri Menurun, Tekanan Global Pengaruhi Aktivitas Pelabuhan

Ulil Mu'Awanah • Minggu, 11 Januari 2026 | 17:38 WIB
TURUN: Jumlah kunjungan kapal luar negeri di Pelabuhan Semayang dan Pelabuhan Peti Kemas Kariangau Balikpapan pada November 2025 sebanyak 54 unit.
TURUN: Jumlah kunjungan kapal luar negeri di Pelabuhan Semayang dan Pelabuhan Peti Kemas Kariangau Balikpapan pada November 2025 sebanyak 54 unit.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Berbeda dengan kunjungan kapal dalam negeri, aktivitas kapal luar negeri di Pelabuhan Semayang dan Pelabuhan Peti Kemas Kariangau Balikpapan pada November 2025 justru menunjukkan tren penurunan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan mencatat adanya pelemahan baik dari sisi jumlah unit kapal maupun bobot kapal yang berlabuh. Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama menyampaikan, jumlah kunjungan kapal luar negeri pada November 2025 sebanyak 54 unit.

Angka ini stagnan dibandingkan Oktober 2025, namun turun cukup dalam sebesar 23,94 persen jika dibandingkan dengan November 2024.

“Penurunan ini menunjukkan aktivitas pelayaran internasional ke Balikpapan masih menghadapi tantangan, terutama akibat dinamika perdagangan global dan penyesuaian jalur distribusi,” ucapnya.

Dari sisi GRT, total bobot kapal luar negeri yang berlabuh mencapai 1.929.176 GRT. Angka tersebut turun 5,26 persen dibandingkan Oktober 2025 dan mengalami penurunan signifikan sebesar 32,81 persen dibandingkan November 2024.

Sementara berdasarkan LOA, total panjang kapal tercatat 11.089 LOA, turun 4,19 persen secara bulanan namun masih meningkat 6,06 persen secara tahunan.

Marinda menjelaskan, penurunan ini bisa dipengaruhi oleh berkurangnya volume ekspor-impor serta perubahan rute pelayaran internasional. “Kondisi ekonomi global, harga komoditas, dan efisiensi rantai pasok internasional sangat berpengaruh terhadap intensitas kapal luar negeri,” katanya.

Meski demikian, ia menilai kondisi ini masih relatif terkendali. Aktivitas bongkar muat kapal luar negeri justru menunjukkan lonjakan signifikan pada November 2025. Jumlah barang luar negeri yang dibongkar mencapai 27.028 ton atau naik 60,35 persen dibandingkan Oktober 2025 dan melonjak 482,25 persen dibandingkan November 2024.

“Artinya, meskipun jumlah kapal menurun, volume barang tertentu justru meningkat. Ini mengindikasikan adanya kapal berukuran besar atau muatan yang lebih padat,” jelas Marinda.

Ia berpesan, perlunya penguatan daya saing pelabuhan dan konektivitas internasional yang lebih intens, agar kunjungan kapal luar negeri dapat kembali meningkat secara berkelanjutan. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#pelabuhan peti kemas #aktivitas pelabuhan #kunjungan kapal #balikpapan #pelabuhan semayang