Utama Samarinda Balikpapan IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan Kaltim

Strategi Tak Terduga HARRIS Hotel Samarinda Bikin Malam Tahun Baru Selalu Penuh

Raden Roro Mira Budi Asih • Senin, 12 Januari 2026 | 08:50 WIB

Gelaran tahun baru di HARRIS Samarinda catatkan antusiasme tinggi. Pendekatan personal dan pengalaman yang ditonjolkan.
Gelaran tahun baru di HARRIS Samarinda catatkan antusiasme tinggi. Pendekatan personal dan pengalaman yang ditonjolkan.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — HARRIS Hotel Samarinda memilih strategi berbeda dalam menggelar perayaan malam tahun baru. Alih-alih mempromosikan hadiah mewah sejak awal, manajemen justru menonjolkan konsep hiburan dan pengalaman bersama.

Pendekatan tersebut terbukti efektif. Ratusan tamu memadati acara dan bertahan hingga rangkaian kegiatan benar-benar selesai.

Assistant Marketing & Branding Manager HARRIS Hotel Samarinda, Nuno Firmansyah, mengatakan jumlah peserta melampaui target awal panitia. Dari rencana 250 orang, antusiasme publik membuat pendaftaran ditutup di angka 300 peserta.

Baca Juga: Anak Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur Memulai Babak Baru: Menikah dengan Patricia Schuldtz

“Kemarin pengennya close di 250 orang. Ternyata finalnya sampai 300, dan itu sudah kita close,” ujarnya.

Penutupan lebih awal dilakukan bukan karena minimnya minat, melainkan untuk menjaga kenyamanan tamu. Apalagi, harga paket malam tahun baru yang ditawarkan tergolong premium, yakni Rp320 ribu nett.

“Kami ingin memastikan semua tamu tetap nyaman dan mendapatkan pengalaman terbaik,” jelas Nuno.

Baca Juga: Agenda Kunjungan Kerja Presiden Prabowo di Kaltim 12 Januari 2026, Resmikan RDMP Balikpapan hingga ke IKN

Hal menarik lainnya, konsep door prize tidak pernah dipromosikan melalui media sosial. Pihak hotel hanya mengumumkan hiburan utama seperti penampilan band, DJ, serta paket makan malam.

“Kita enggak ada bahas door prize di sosmed. Kita cuma naikkan hiburan saja,” katanya.

Keputusan tersebut didasari evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya. Menurut Nuno, hadiah bukan faktor utama yang mendorong tamu datang ke acara malam tahun baru.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Resmi Punya 13 Pemain Asing, Siapa Dua Nama yang Bakal Jadi Korban Regulasi?

Bahkan, hadiah bernilai besar seperti uang tunai, emas, hingga perjalanan wisata dinilai kurang efektif. Pengalaman sebelumnya menunjukkan hadiah perjalanan sering kali tidak dapat dimanfaatkan oleh pemenang.

“Dua tahun terakhir kita pakai tour, tapi orangnya enggak bisa pakai. Akhirnya minta diuangkan atau ditukar voucher,” ungkapnya.

Tahun ini, manajemen mengubah pola. Hadiah tidak lagi berfokus pada kemewahan, melainkan pada jumlah dan peluang menang. Banyak hadiah kecil disiapkan agar lebih banyak peserta merasakan keseruan.

Baca Juga: PN Surabaya Akan Eksekusi Rumah Eks Kantor Ormas Madas di Jalan Darmo

Konsep tersebut dipadukan dengan permainan dan interaksi langsung sepanjang acara. Tamu tidak hanya menikmati hiburan dan santapan, tetapi juga terlibat aktif hingga penghujung malam.

Menurut Nuno, pendekatan ini akan terus dievaluasi dan dikembangkan. Namun satu hal yang menjadi benang merah, pengalaman kebersamaan dinilai jauh lebih berkesan dibandingkan hadiah utama yang hanya dinikmati segelintir orang. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#HARRIS Hotel Samarinda #malam tahun baru #event hotel #strategi #perayaan tahun baru