Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

OJK Buka Data Likuiditas, Bank Daerah Kalimantan Masih di Zona Aman

Raden Roro Mira Budi Asih • Minggu, 18 Januari 2026 | 16:37 WIB
TERJAGA: Likuiditas perbankan di Kalimantan terjaga dengan rasio LDR dan CASA yang berada di antara 60-80 persen.
TERJAGA: Likuiditas perbankan di Kalimantan terjaga dengan rasio LDR dan CASA yang berada di antara 60-80 persen.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kondisi likuiditas perbankan daerah di Kalimantan hingga November 2025 dinilai masih berada dalam kondisi aman dan terjaga. Stabilitas likuiditas tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan daerah.

Rasio likuiditas perbankan daerah masih berada pada level yang sehat. “Likuiditas perbankan daerah di Kalimantan masih terjaga, dengan rasio LDR dan CASA yang berada di antara 60 hingga 80 persen,” ujar Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (OJK Kaltim-Kaltara) Parjiman.

Berdasarkan data OJK, rasio loan to deposit ratio (LDR) perbankan daerah di Kalimantan tercatat 63,23 persen pada November 2025. Angka tersebut menunjukkan kemampuan perbankan daerah dalam memenuhi kewajiban jangka pendek sekaligus menjaga ruang penyaluran kredit ke masyarakat.

Sementara itu, rasio dana murah atau current account saving account (CASA) perbankan daerah yakni 73,13 persen pada November 2025. Struktur pendanaan tersebut mencerminkan kondisi likuiditas yang relatif kuat dan stabil.

Dia menjelaskan, kondisi likuiditas yang terjaga memberikan ruang bagi perbankan daerah untuk tetap menjalankan fungsi intermediasi secara optimal. Likuiditas yang memadai juga berperan sebagai bantalan dalam menghadapi potensi tekanan ekonomi ke depan.

Dengan likuiditas yang stabil, perbankan daerah di Kalimantan diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik serta tetap mendukung pembiayaan bagi kegiatan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#kalimantan #aset #zona aman #OJK 2024 #likuiditas perbankan #Kepercayaan Masyarakat