Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ekonomi Nasional Tetap Tangguh, Industri dan Ekspor Jadi Penopang Utama

Raden Roro Mira Budi Asih • Kamis, 22 Januari 2026 | 17:57 WIB
STRUKTUR: Saat ini pangsa ekonomi Kalimantan terhadap total ekonomi nasional tercatat 8,02 persen. Mencerminkan peran strategis kawasan tersebut dalam menopang ekonomi nasional.
STRUKTUR: Saat ini pangsa ekonomi Kalimantan terhadap total ekonomi nasional tercatat 8,02 persen. Mencerminkan peran strategis kawasan tersebut dalam menopang ekonomi nasional.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, kinerja ekonomi nasional Indonesia dinilai masih menunjukkan ketahanan yang kuat.

Bank Indonesia mencatat hingga triwulan III 2025, pertumbuhan ekonomi nasional tetap berada di atas 5 persen, mencerminkan fundamental ekonomi yang masih solid.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalimantan Timur Budi Widihartanto menyampaikan, resiliensi ekonomi nasional terutama ditopang oleh kinerja sektor-sektor utama yang masih tumbuh positif, khususnya industri pengolahan, pertanian, dan perdagangan.

“Kinerja ekonomi nasional hingga triwulan III 2025 masih cukup kuat dan mampu tumbuh di atas 5,01 persen secara kumulatif,” kata Budi.

Dia menjelaskan, sektor industri pengolahan mencatatkan peningkatan kinerja yang signifikan. Dorongan utama berasal dari penguatan hilirisasi, terutama pada komoditas logam dasar, serta tetap kuatnya konsumsi domestik, termasuk dari industri makanan dan minuman. Selain itu, ekspor produk olahan bernilai tambah juga terus meningkat.

Lonjakan ekspor produk olahan tersebut, lanjut Budi, mampu mengompensasi tekanan dari penurunan harga komoditas mentah di pasar global. Kondisi ini menjadi penyangga penting bagi perekonomian nasional di tengah melemahnya permintaan global terhadap bahan baku.

Dari sisi pengeluaran, ekonomi nasional juga ditopang oleh investasi dan ekspor yang masih tumbuh solid. Sementara itu, konsumsi rumah tangga tetap terjaga seiring inflasi yang terkendali, sehingga daya beli masyarakat relatif stabil.

Secara spasial, struktur perekonomian nasional masih didominasi oleh Pulau Jawa, disusul Sumatera dan Kalimantan. Saat ini, pangsa ekonomi Kalimantan terhadap total ekonomi nasional tercatat mencapai 8,02 persen, mencerminkan peran strategis kawasan tersebut dalam menopang ekonomi nasional.

“Sehingga menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia masih memiliki fundamental yang kuat untuk menghadapi tekanan global,” ujar Budi. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#ekonomi nasional #ekonomi indonesia #pertanian #bank indonesia #perdagangan #ekspor #industri pengolahan #industri