KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Kaltim menegaskan posisinya sebagai salah satu motor utama transisi energi dan pengembangan ekonomi hijau nasional.
Selain memiliki cadangan gas alam yang melimpah, provinsi ini juga mulai merasakan pertumbuhan sektor pekerjaan hijau atau green jobs yang semakin beragam, seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi digital dan inovasi berkelanjutan.
Sebagaimana dikatakan oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, potensi gas alam di Kaltim sangat besar dan menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung ketahanan energi nasional. Bahkan, dalam beberapa tahun ke depan Kaltim diproyeksikan mampu menghasilkan pasokan energi dalam jumlah signifikan.
“Gas alam kita juga sangat luar biasa. Insya Allah tahun 2028, 2029, 2030, Kalimantan Timur akan menghasilkan energi minimum 2 juta kubik kaki per hari. Angka yang sangat fantastis,” kata Rudy, baru-baru ini.
Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya akan memperkuat posisi Kaltim sebagai lumbung energi nasional, tetapi juga membuka peluang investasi baru di sektor hulu dan hilir migas, industri pendukung, hingga pengembangan infrastruktur energi bersih.
Di sisi lain, Rudy menyoroti perkembangan sektor digital yang mendorong tumbuhnya green jobs di Kalimantan Timur. Transformasi digital, kata dia, telah melahirkan berbagai jenis pekerjaan baru yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan keberlanjutan.
“Di sektor digital, green jobs sudah tumbuh melalui penumpangan aplikasi pemantauan lingkungan, pengetahuan energi terbarukan, hingga konten kreatif yang mengangkat gaya hidup orang-orang lingkungan. Ini adalah wajah baru kerja, lebih hijau, lebih kreatif, dan lebih berorientasi pada masa depan,” lanjutnya.
Rudy menilai, tren tersebut sejalan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri yang semakin mengedepankan prinsip environmental, social, and governance (ESG). Hal ini sekaligus membuka ruang yang luas bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam transformasi ekonomi hijau.
Ia pun memberikan pesan khusus kepada mahasiswa dan generasi muda agar menyiapkan diri menghadapi perubahan struktur ekonomi. Peningkatan keterampilan, penguasaan teknologi, serta keberanian masuk ke sektor-sektor baru dinilai menjadi kunci agar tidak tertinggal.
“Masa depan Kalimantan Timur ada di tangan kalian. Oleh karena itu, siapkan diri Anda, tingkatkan keterampilan Anda, dan jangan takut masuk ke sektor-sektor baru yang hijau dan berkelanjutan. Pemerintah akan terus membuka peluang agar generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku perubahan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rudy menyebut dukungan pemerintah daerah akan difokuskan pada penguatan ekosistem pendidikan, pelatihan vokasi, serta kemitraan dengan perguruan tinggi dan dunia usaha.
Upaya ini ditujukan untuk memastikan ketersediaan sumber daya manusia yang siap mengisi kebutuhan tenaga kerja di sektor energi bersih, teknologi hijau, dan industri kreatif berbasis keberlanjutan.
"Dengan kombinasi kekuatan sumber daya alam, dukungan kebijakan, serta kesiapan generasi muda, Kalimantan Timur optimistis dapat melangkah lebih cepat menuju struktur ekonomi yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global," tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo