Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

IHSG Bergejolak, Purbaya Ungkap Alasan Pasar Tak Seburuk yang Dikhawatirkan

Dwi Puspitarini • Minggu, 1 Februari 2026 | 06:12 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap berjalan normal.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap berjalan normal.

KALTIMPOST.ID, Gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang muncul setelah pengumuman MSCI dan perubahan di jajaran pimpinan pasar modal sempat memicu kekhawatiran investor.

Namun, pemerintah menilai reaksi tersebut lebih didorong oleh rasa takut sesaat, bukan karena masalah mendasar di pasar saham Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) tetap berjalan normal, meskipun terjadi dinamika struktural di internal lembaga pasar modal.

“Kenapa orang takut? Mereka takut ada kekacauan di manajemen bursa ketika direksinya mundur. Tapi sistemnya sudah cukup baik,” kata Purbaya di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

Menurutnya, BEI telah memiliki mekanisme otomatis yang memungkinkan pergantian direksi berlangsung cepat tanpa mengganggu operasional harian.

“Ada mekanisme otomatis yang langsung bisa menggantikan direksi dengan cepat, dan itu berjalan dengan baik,” ujarnya.

Purbaya menilai situasi ini justru menjadi bukti bahwa tata kelola pasar modal Indonesia telah matang. Dengan sistem yang bekerja, kekhawatiran soal lumpuhnya perdagangan dinilai tidak beralasan.

“Nggak akan ada gangguan di bursa. Kalau sudah begitu, maka investor akan kembali melihat fundamental,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menyebut fundamental ekonomi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang solid dan terus diperkuat. Pemerintah, kata dia, secara konsisten menjaga arah kebijakan agar ekonomi tetap tumbuh sehat.

“Fundamental ekonominya bagus. Saya perbaiki terus. Akan membaik terus ke depan. Tahun ini mungkin ekonomi bisa tumbuh mendekati 6%,” ungkap Purbaya.

Optimisme tersebut juga didukung oleh kinerja emiten yang dinilai berpotensi membaik dan memberi efek lanjutan ke pasar saham.

“Untungnya perusahaan listed juga akan naik. Bursanya akan naik. Anda enggak usah khawatir,” katanya.

Saat ditanya soal kemungkinan IHSG kembali tertekan, Purbaya menampik kekhawatiran tersebut dan menyebut ruang penguatan masih terbuka.

“Enggak lah, pasti naik. Masih di level 8.329, artinya ruang ke depan masih terbuka luas untuk naik,” tuturnya.

Ia mengakui bahwa volatilitas merupakan bagian dari pasar, namun peluang pelemahan tajam dinilai relatif kecil.

“Kalau peluang selalu ada. Cuma berapa peluangnya? Saya pikir peluangnya kecil. Fondasinya bagus,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Purbaya menekankan bahwa respons cepat OJK, stabilitas operasional BEI, serta kinerja SRO menjadi penopang sentimen domestik ke depan.

“Kinerja para SRO cepat, nggak ada kekacauan. Harusnya ini akan mengembangkan kekuatan lokal yang kuat sekali untuk tumbuh lebih kencang,” pungkasnya.***

Editor : Dwi Puspitarini
#ekonomi indonesia #pasar saham indonesia #Purbaya Yudhi Sadewa #menteri keuangan #ihsg hari ini #bei