KALTIMPOST.ID, Memasuki hari ketiga bulan Februari 2026, harga emas batangan ANTAM kembali menunjukkan penguatan signifikan.
Setelah sempat mengalami tekanan tajam di akhir Januari, kini emas ANTAM perlahan bangkit dan kembali berada di level tertingginya.
Berdasarkan pantauan pada Selasa pagi, 3 Februari 2026 pukul 05.30 WIB melalui laman resmi Logam Mulia, harga emas ANTAM tercatat naik Rp 167.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Harga emas ANTAM hari ini berada di level Rp 3.027.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.860.000 per gram.
Kenaikan ini cukup mencuri perhatian, mengingat pada Sabtu, 31 Januari 2026, harga emas ANTAM sempat mengalami penurunan tajam atau terjun bebas hingga Rp 260.000 per gram.
Namun, memasuki awal Februari, pergerakan harga emas kembali menunjukkan tren pemulihan.
Tidak hanya pada ukuran 1 gram, kenaikan harga juga terjadi pada berbagai varian berat emas ANTAM lainnya.
Meski demikian, perlu dicatat bahwa harga resmi emas ANTAM biasanya diperbarui setiap hari pada pukul 08.30 WIB, sehingga masyarakat diimbau untuk selalu mengecek harga terbaru sebelum mengambil keputusan membeli atau melakukan buyback.
Apakah Saat Ini Waktu yang Tepat Membeli atau Buyback Emas ANTAM?
Kondisi harga emas ANTAM yang kembali menguat membuka dua sudut pandang. Bagi investor jangka panjang,.
Kenaikan ini dapat menjadi sinyal bahwa emas masih diminati sebagai aset lindung nilai, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Membeli emas secara bertahap (dollar cost averaging) masih menjadi strategi yang cukup aman.
Sementara itu, bagi pemilik emas yang membeli di harga lebih rendah, kondisi saat ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan buyback guna merealisasikan keuntungan.
Namun, keputusan tetap perlu disesuaikan dengan tujuan investasi masing-masing serta pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan.
Daftar Harga Emas Antam Selasa, 3 Februari 2026
Harga emas Antam terbaru Selasa, 3 Februari pukul 05.30 WIB:
- 0,5 gram: Rp 1.563.500
- 1 gram: Rp 3.027.000
- 2 gram: Rp 5.994.000
- 3 gram: Rp 8.966.000
- 5 gram: Rp 14.910.000
- 10 gram: Rp 29.765.000
- 25 gram: Rp 74.287.000
- 50 gram: Rp 148.495.000
- 100 gram: Rp 296.912.000
- 250 gram: Rp 742.015.000
- 500 gram: Rp 1.483.820.000
- 1.000 gram (1 kg): 2.967.600.000
Pajak Pembelian dan Buyback Emas Antam
Selain harga, pembeli juga perlu memperhatikan ketentuan pajak sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017.
Pajak Pembelian (PPh 22)
Baca Juga: 7 Kesalahan Fatal saat Investasi Emas, Nomor 3 Paling Sering Dilakukan Pemula
- 0,45% bagi pembeli dengan NPWP
- 0,9% bagi pembeli tanpa NPWP
Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong pajak.
Pajak Buyback (Penjualan Kembali)
Berlaku untuk transaksi di atas Rp 10 juta:
- 1,5% bagi pemilik NPWP
- 3% bagi non-NPWP
Pajak buyback langsung dipotong dari nilai transaksi saat penjualan.
Mengapa Emas ANTAM Masih Menjadi Pilihan Utama?
Di tengah banyaknya pilihan emas batangan seperti UBS, Galeri24, dan merek lainnya, emas ANTAM masih sering menjadi pilihan utama masyarakat.
Hal ini karena emas ANTAM diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk yang merupakan bagian dari BUMN, memiliki sertifikat internasional, serta diterima luas di berbagai gerai buyback resmi.
Likuiditas yang tinggi dan tingkat kepercayaan pasar membuat emas ANTAM relatif lebih mudah dijual kembali dengan harga kompetitif dibandingkan sebagian emas batangan lainnya.
Meski UBS dan Galeri24 juga memiliki kualitas baik, ANTAM unggul dari sisi jaringan penjualan dan pengakuan global.
Tips Menjaga Kondisi Packing Emas ANTAM Agar Harga Jual Tetap Optimal
Agar nilai emas ANTAM tetap maksimal saat dijual kembali, kondisi fisik dan kemasan harus dijaga dengan baik. Berikut beberapa tips penting:
- Simpan emas dalam kemasan asli (certicard) dan hindari membukanya.
- Jangan melipat atau menekan kemasan, karena kerusakan pada certicard dapat memengaruhi harga buyback.
- Simpan emas di tempat kering dan aman, seperti brankas atau safety box.
- Hindari kontak langsung dengan air, api, atau bahan kimia.
- Pastikan sertifikat emas tetap utuh dan tidak terpisah dari batang emas.
Dengan menjaga kondisi emas tetap prima, peluang mendapatkan harga buyback terbaik akan semakin besar.***
Editor : Dwi Puspitarini