KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Sejalan dengan program CSR yang digagas PHRI Balikpapan, Four Points by Sheraton Balikpapan juga menyiapkan agenda sosial selama Ramadan yang melibatkan anak panti asuhan, karyawan, dan warga sekitar.
“Hari pertama biasanya karyawan berbuka di rumah dulu bersama keluarga. Hari berikutnya kami buka puasa bersama anak panti asuhan dan karyawan sekalian,” kata General Manager Four Points Balikpapan Andysoka Pradana Putra.
Ia kegiatan berbuka puasa bersama menjadi agenda rutin tahunan yang selalu dibuat bergantian agar manfaatnya merata. Jumlah penerima manfaat dari panti asuhan tahun ini diperkirakan sekitar 30 hingga 40 anak yatim piatu.
Sementara dari internal hotel, sekitar 130 karyawan turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Warga sekitar hotel juga diundang untuk mempererat hubungan sosial. “Kami selalu cari panti yang belum pernah kami ajak, supaya bisa gantian setiap tahun. Jadi tidak itu-itu saja,” jelas Andy.
Menurutnya, pendekatan tersebut bertujuan agar program CSR benar-benar menjangkau lebih banyak pihak yang membutuhkan. Selain berbuka puasa bersama, manajemen hotel juga memastikan suasana kebersamaan terasa hangat bagi seluruh peserta.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan budaya perusahaan yang inklusif dan peduli sosial. Dengan melibatkan karyawan secara langsung, hotel ingin menanamkan nilai empati dan kebersamaan sebagai bagian dari pelayanan.
Langkah Four Points ini mempertegas bahwa momentum Ramadan tidak hanya dimanfaatkan untuk strategi bisnis, tetapi juga untuk memperluas dampak sosial industri perhotelan di Balikpapan.
“Ini bukan hanya soal acara seremonial, tapi bagaimana kita berbagi dan membangun kebersamaan,” katanya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo