Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Performa Hotel Bintang 5 di Balikpapan Masih Menjanjikan, Okupansi Relatif Stabil

Ulil Mu'Awanah • Rabu, 4 Maret 2026 | 22:19 WIB

KUKUH: Okupansi hotel bintang 5 di Balikpapan pada awal tahun ini tercatat 62,70 persen.
KUKUH: Okupansi hotel bintang 5 di Balikpapan pada awal tahun ini tercatat 62,70 persen.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Di tengah penurunan tingkat hunian kamar pada awal tahun, segmen hotel bintang 5 di Balikpapan justru menunjukkan daya tahan yang cukup baik.

Pada Januari 2026, TPK hotel bintang 5 tercatat 62,70 persen. Meski turun 6,30 poin dibanding Desember 2025, angka ini lebih tinggi 6,94 poin dibanding Januari 2025.

Secara keseluruhan, TPK hotel bintang Januari 2026 berada di angka 54,79 persen. Penurunan dibanding bulan sebelumnya terjadi di seluruh klasifikasi hotel. Hotel bintang 3 menjadi yang tertinggi dengan 64,61 persen, sedangkan hotel bintang 1 dan 2 terendah di 37,65 persen.

"Fenomena ini memperlihatkan bahwa segmen atas relatif lebih stabil dibanding kelas bawah saat memasuki periode low season. Permintaan kamar di hotel berbintang tinggi kemungkinan didorong agenda bisnis, pertemuan perusahaan, serta kegiatan pemerintahan," beber Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama Prianto.

Pada bagian akhir pemaparan data, dia menegaskan bahwa struktur pasar hotel di Balikpapan memiliki karakter unik. “Hotel bintang 3 dan bintang 5 masih menjadi penopang utama tingkat hunian. Ini menunjukkan struktur permintaan cukup kuat di segmen menengah dan atas,” katanya.

Sementara itu, grafik perkembangan sepanjang 2025 menunjukkan lonjakan signifikan pada November 2025 dengan TPK 64,69 persen. Momentum tersebut diduga berkaitan dengan meningkatnya mobilitas akhir tahun.

"Meski Januari mengalami koreksi, rata-rata hunian tetap berada di atas 50 persen. Artinya, separuh lebih kapasitas kamar hotel bintang di Balikpapan masih terserap pasar," tuturnya.

Ke depan, pelaku usaha perhotelan diharapkan mampu membaca pola musiman ini sebagai dasar penyusunan strategi harga dan promosi. Diferensiasi layanan, optimalisasi pasar MICE, serta penguatan kerja sama korporasi dinilai menjadi kunci menjaga kinerja industri akomodasi di kota ini.

"Sektor perhotelan Balikpapan tetap menunjukkan fondasi yang cukup solid meski dihadapkan pada siklus musiman awal tahun," tutupnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#bintang 5 #Performa #hotel #okupansi #tingkat hunian kamar #balikpapan