Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Di Tengah Ketidakpastian Global, Balikpapan Tetap Jadi Magnet Investasi Berkat Letak Strategis dan IKN

Ulil Mu'Awanah • Rabu, 25 Maret 2026 | 17:46 WIB

Balikpapan masih memiliki daya tarik yang kuat bagi investor. (FOTO ROMDANI/KP)
Balikpapan masih memiliki daya tarik yang kuat bagi investor. (FOTO ROMDANI/KP)

KALTIMPOST.ID-Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya tensi geopolitik di berbagai kawasan dunia, Balikpapan justru dinilai masih memiliki daya saing kuat dalam menarik minat investor.

Sejumlah faktor utama seperti letak geografis yang strategis, stabilitas keamanan yang terjaga, dan kedekatan dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi modal penting yang membuat kota ini tetap dilirik sebagai tujuan investasi.

Mengenai itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Balikpapan Hasbullah Helmi menilai kondisi global yang fluktuatif tidak secara langsung berdampak negatif terhadap iklim investasi di Kota Minyak.

Menurutnya, justru ada keuntungan tersendiri yang dimiliki kota ini dibanding daerah lain. “Saya melihatnya ini berkah yang Allah kasih ke Balikpapan. Kita menang di posisi letak geografis. Kita di pinggir laut, pas betul untuk transportasi,” ucapnya.

Ia menjelaskan, posisi Balikpapan sebagai kota pesisir memberikan kemudahan dalam distribusi barang dan mobilitas logistik, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor. Hal itu menjadi nilai tambah yang sangat diperhitungkan oleh investor, terutama di sektor industri, perdagangan, dan jasa logistik.

Selain faktor geografis, aspek keamanan juga menjadi pertimbangan krusial bagi para pelaku usaha.

Hasbullah menegaskan kondisi sosial dan keamanan yang relatif stabil di Balikpapan memberikan rasa aman bagi investor dalam menjalankan kegiatan bisnisnya.

“Yang kedua, keamanan. Tahu sendiri Balikpapan bagaimana amannya. Itu sangat diperhitungkan oleh investor,” katanya.

Lebih lanjut, keberadaan dan pembangunan IKN di Kaltim turut memberikan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi Balikpapan.

Kota ini diproyeksikan menjadi salah satu penyangga utama, khususnya dalam sektor jasa, logistik, hingga penyediaan kebutuhan konstruksi.

Meski demikian, Hasbullah mengingatkan bahwa potensi besar tersebut tetap harus diimbangi dengan upaya promosi yang maksimal.

Ia menilai persaingan antar daerah dalam menarik investasi semakin ketat, sehingga diperlukan strategi yang lebih agresif dan terarah.

Ia menambahkan bahwa dinamika global seperti konflik geopolitik bukan hal baru dalam dunia usaha.

Selama aktivitas ekonomi tetap berjalan dan kebutuhan pasar terus ada, investasi diyakini akan tetap tumbuh, termasuk di Balikpapan yang memiliki fondasi kuat sebagai kota penunjang utama IKN. “Yang terpenting kita harus kerja keras untuk mempromosikan Balikpapan,” tegasnya. (rd)

 

ULIL MUAWANAH

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #ibu kota nusantara #Kota penyangga IKN #Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud #Kutai Barat