KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Jumlah penduduk usia kerja di Kalimantan Timur terus bertambah, namun tidak diikuti peningkatan partisipasi dalam kegiatan ekonomi. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat, kondisi tersebut terlihat dari tren terbaru hingga November 2025.
Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai menjelaskan, penduduk usia kerja Kaltim mencapai 3.146.621 orang pada Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) November 2025. Angka tersebut bertambah 26.509 orang dibanding Agustus 2025. “Penduduk usia kerja merupakan semua orang yang berumur 15 tahun ke atas,” ujarnya Kamis (26/3).
Dari total tersebut, sebagian besar masuk dalam kategori angkatan kerja sebanyak 2.079.441 orang atau 66,08 persen. Sementara sisanya 1.067.180 orang tergolong bukan angkatan kerja.
Komposisi angkatan kerja didominasi penduduk bekerja sebanyak 1.971.374 orang, sedangkan pengangguran tercatat 108.067 orang. Jika dibandingkan Agustus 2025, jumlah angkatan kerja meningkat tipis 2.028 orang. Kenaikan itu berasal dari tambahan 1.635 orang bekerja dan 393 orang pengangguran.
Namun demikian, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) justru mengalami penurunan. Pada November 2025, TPAK berada di angka 66,08 persen atau turun 0,50 persen poin dibanding Agustus 2025.
“TPAK mengindikasikan besarnya persentase penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi di suatu negara/wilayah,” jelas Mas'ud.
Dilihat dari jenis kelamin, partisipasi laki-laki masih jauh lebih tinggi dibanding perempuan. TPAK laki-laki tercatat 82,49 persen, sedangkan perempuan hanya 48,40 persen. Keduanya juga mengalami penurunan masing-masing 0,65 persen poin dan 0,32 persen poin.
Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami kenaikan tipis dari 5,18 persen menjadi 5,20 persen. Kondisi yang menunjukkan tekanan di pasar kerja masih terjadi meskipun jumlah penduduk bekerja bertambah.
Data tersebut mengindikasikan bahwa pertumbuhan jumlah penduduk usia kerja belum sepenuhnya diimbangi dengan peningkatan kualitas partisipasi ekonomi di Bumi Etam. (*)
Editor : Duito Susanto