Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Asing Borong Saham Batu Bara Besar-Besaran, Adaro hingga PTBA Jadi Incaran, Ini Rinciannya

Uways Alqadrie • Senin, 30 Maret 2026 | 08:03 WIB

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi
KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Pergerakan investor asing di pasar saham domestik menunjukkan tren akumulasi pada sejumlah emiten, khususnya di sektor energi dan pertambangan. Dalam periode 25–27 Maret 2026, aksi beli bersih (net foreign buy) tercatat cukup signifikan.

Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk menjadi yang paling banyak diburu investor asing dengan nilai pembelian mencapai lebih dari Rp500 miliar. Diikuti PT Bukit Asam Tbk dan PT Astra International Tbk yang juga mencatatkan angka pembelian besar.

Selain itu, beberapa saham lain seperti PT Indo Tambangraya Megah Tbk dan PT Bumi Resources Minerals Tbk turut masuk dalam daftar incaran.

Minat asing terhadap saham berbasis komoditas ini dinilai berkaitan dengan prospek sektor energi yang masih menarik di tengah dinamika harga global. Kondisi tersebut membuat saham batu bara dan perusahaan terkait menjadi pilihan utama pelaku pasar luar negeri.

Di sisi lain, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mengalami pelemahan tipis pada pekan lalu dan ditutup di level 7.097. Penurunan ini terjadi di tengah peningkatan nilai transaksi harian, meski volume perdagangan tercatat menurun.

Kapitalisasi pasar juga ikut terkoreksi, mencerminkan tekanan yang masih membayangi pasar saham secara keseluruhan.

Meski demikian, pergerakan saham menunjukkan variasi, dengan ratusan emiten mencatatkan kenaikan maupun penurunan dalam rentang yang berbeda.

Aksi borong investor asing ini menjadi sinyal bahwa sektor energi, terutama batu bara, masih dianggap memiliki peluang di tengah ketidakpastian pasar global.

Daftar Saham Dibeli Asing

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) – Rp530,4 miliar

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) – Rp205,4 miliar

PT Astra International Tbk (ASII) – Rp162,7 miliar

PT Surya Permata Andalan Tbk (NATO) – Rp150 miliar

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) – nilai signifikan

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) – nilai signifikan

Editor : Uways Alqadrie
#pt bukit asam #PT Bumi Resources Mineral #PT Adaro #ihsg #pt astra international #indeks harga saham gabungan