KALTIMPOST.ID-Tingginya minat masyarakat terhadap emas pecahan kecil mendorong Pegadaian mengambil kebijakan pembatasan penjualan, khususnya untuk kepingan 1 gram.
Lonjakan permintaan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir membuat stok cepat habis di sejumlah cabang.
Pimpinan Cabang Manggar Balikpapan Robby Chandra Hadiwiyanto mengungkapkan bahwa pembelian emas 1 gram mengalami peningkatan signifikan.
“Memang ada lonjakan yang cukup tinggi untuk kepingan 1 gram, jadi sementara kami batasi,” ucapnya.
Sebagai alternatif, Pegadaian tetap menyediakan emas mulai dari 2 gram hingga 100 gram. Produk ini dinilai lebih stabil dari sisi distribusi dan tetap terjangkau bagi masyarakat.
Selain itu, nasabah juga diarahkan untuk menggunakan produk tabungan emas sebagai solusi bagi mereka yang ingin berinvestasi dengan nominal kecil. “Kalau yang 1 gram dibatasi, kami fasilitasi lewat tabungan emas,” jelas Robby.
Baca Juga: Harga Emas Turun ke Rp 2,9 Juta, Pegadaian Dorong Investasi Lewat Cicilan Mulai Rp 30 Ribu
Ia menambahkan bahwa pembatasan ini bersifat sementara dan bertujuan menjaga keseimbangan antara permintaan dan ketersediaan stok.
Pegadaian juga menerapkan kuota harian untuk memastikan distribusi lebih merata.
Di sisi lain, minat terhadap emas dengan ukuran lebih besar seperti 10 gram hingga 100 gram juga menunjukkan tren positif.
Hal itu menandakan adanya pergeseran perilaku konsumen yang mulai mempertimbangkan investasi jangka menengah hingga panjang.
Robby menilai fenomena ini sebagai sinyal positif bagi industri emas. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan stok dan strategi distribusi agar tidak terjadi kelangkaan di pasar.
“Kami tetap ingin semua segmen terlayani, baik yang kecil maupun yang besar. Makanya perlu ada pengaturan,” katanya.
Dengan strategi itu, Pegadaian berharap dapat menjaga stabilitas pasar sekaligus mendorong masyarakat untuk berinvestasi secara lebih terencana. (rd)
Editor : Romdani.