KALTIMPOST.ID, Prediksi harga emas hari ini pada Sabtu, 4 April 2026, masih mengacu pada pergerakan pasar pada Jumat, 3 April 2026, yang menunjukkan tren penurunan cukup tajam.
Kondisi ini menjadi perhatian investor maupun masyarakat yang memantau pergerakan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai.
Untuk memberikan gambaran pasar, berikut rangkuman harga emas terbaru sekaligus proyeksi harga yang dapat dijadikan acuan.
Harga Emas Antam: Terjun Bebas Rp65.000
Pada penutupan perdagangan Jumat kemarin, emas Antam mencatatkan penurunan drastis. Sempat menyentuh angka Rp2.922.000 per gram, harga kemudian anjlok sebesar Rp65.000 hingga parkir di level Rp2.857.000 per gram.
Tak hanya harga jual, harga buyback (beli kembali) juga merosot Rp60.000 menjadi Rp2.577.000 per gram. Hal ini menyebabkan spread atau selisih harga berada di angka Rp280.000 (9,80%).
Kondisi Harga Emas di Pegadaian (Antam, Galeri24, UBS)
Pegadaian juga mencatatkan tren serupa dengan penurunan harga pada hampir seluruh jenis emas:
· Emas Antam: Turun paling dalam sebesar Rp67.000 menjadi Rp2.972.000 per gram.
· Emas Galeri24: Terkoreksi Rp45.000 ke posisi Rp2.870.000 per gram.
· Emas UBS: Turun Rp43.000 menjadi Rp2.885.000 per gram.
Harga Emas Perhiasan Justru Sempat Menguat
Berbeda dengan emas batangan, harga emas perhiasan sempat mengalami kenaikan:
· Raja Emas Indonesia: naik Rp50.000 menjadi Rp2.170.000 per gram (24 karat)
· Lakuemas: naik tipis Rp2.000 menjadi Rp2.367.000 per gram
Namun, tren ini diperkirakan tidak bertahan lama melihat tekanan pasar global.
Prediksi Harga Emas 4 April 2026
Harga Emas Antam (Prediksi)
• 0,5 gram: Rp 1.472.000 (turun)
• 1 gram: Rp 2.845.000 (turun)
• 2 gram: Rp 5.630.000 (turun)
• 3 gram: Rp 8.420.000 (turun)
• 5 gram: Rp 14.000.000 (turun)
• 10 gram: Rp 27.940.000 (turun)
• 25 gram: Rp 69.750.000 (turun)
• 50 gram: Rp 139.400.000 (turun)
• 100 gram: Rp 278.800.000 (turun)
• 250 gram: Rp 697.800.000 (turun)
• 500 gram: Rp 1.395.500.000 (turun)
• 1.000 gram: Rp 2.790.000.000 (turun)
Baca Juga: Prediksi Harga Emas 3 April 2026: Mayoritas Diprediksi Turun dari Antam Hingga Perhiasan
Harga Emas Pegadaian (Prediksi)
Emas Galeri24
• 0,5 gram: Rp 1.498.000 (turun)
• 1 gram: Rp 2.858.000 (turun)
• 2 gram: Rp 5.650.000 (turun)
• 5 gram: Rp 14.020.000 (turun)
• 10 gram: Rp 27.980.000 (turun)
• 25 gram: Rp 69.500.000 (turun)
• 50 gram: Rp 139.000.000 (turun)
• 100 gram: Rp 277.900.000 (turun)
• 250 gram: Rp 693.800.000 (turun)
• 500 gram: Rp 1.388.000.000 (turun)
• 1.000 gram: Rp 2.775.000.000 (turun)
Emas Antam (Pegadaian)
• 0,5 gram: Rp 1.532.000 (turun)
• 1 gram: Rp 2.958.000 (turun)
• 2 gram: Rp 5.850.000 (turun)
• 3 gram: Rp 8.750.000 (turun)
• 5 gram: Rp 14.550.000 (turun)
• 10 gram: Rp 29.050.000 (turun)
• 25 gram: Rp 72.400.000 (turun)
• 50 gram: Rp 144.800.000 (turun)
• 100 gram: Rp 289.500.000 (turun)
Emas UBS
• 0,5 gram: Rp 1.552.000 (turun)
• 1 gram: Rp 2.872.000 (turun)
• 2 gram: Rp 5.700.000 (turun)
• 5 gram: Rp 14.090.000 (turun)
• 10 gram: Rp 28.000.000 (turun)
• 25 gram: Rp 69.800.000 (turun)
• 50 gram: Rp 139.600.000 (turun)
• 100 gram: Rp 279.000.000 (turun)
• 250 gram: Rp 697.500.000 (turun)
• 500 gram: Rp 1.395.000.000 (turun)
Baca Juga: 7 Kesalahan Fatal saat Investasi Emas, Nomor 3 Paling Sering Dilakukan Pemula
Prediksi Emas Perhiasan
Raja Emas Indonesia
• Emas 24 Karat: Rp 2.155.000 (turun)
• Emas 23 Karat: Rp 2.020.000 (turun)
• Emas 22 Karat: Rp 1.932.000 (turun)
• Emas 21 Karat: Rp 1.845.000 (turun)
• Emas 20 Karat: Rp 1.757.000 (turun)
• Emas 19 Karat: Rp 1.668.000 (turun)
• Emas 18 Karat: Rp 1.582.000 (turun)
Lakuemas
• Emas 24 Karat (99%): Rp 2.350.000 (turun)
• Emas 23 Karat: Rp 2.020.000 (turun)
• Emas 22 Karat: Rp 1.933.000 (turun)
• Emas 21 Karat: Rp 1.848.000 (turun)
• Emas 20 Karat: Rp 1.758.000 (turun)
• Emas 19 Karat: Rp 1.668.000 (turun)
• Emas 18 Karat: Rp 1.578.000 (turun)
Berdasarkan data perdagangan terakhir, pergerakan harga emas pada Sabtu, 4 April 2026, secara umum menunjukkan tren melemah atau bearish.
Penurunan harga yang cukup dalam pada emas Antam dan Pegadaian memberikan peluang bagi investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi aset di harga yang lebih rendah.
Namun, dengan spread buyback yang masih cukup lebar, masyarakat disarankan untuk lebih teliti dalam menghitung potensi keuntungan sebelum melakukan penjualan kembali (buyback) dalam waktu dekat.***
Editor : Dwi Puspitarini