KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Belum lengkap rasanya menikmati siang atau sore di Midtown Hotel Samarinda tanpa mencicipi dua minuman segar yang lagi jadi andalan bulan ini. Tampilannya saja sudah bikin penasaran sebelum sempat menyentuhnya.
Yang pertama datang dengan warna yang langsung mencuri perhatian, ada lapisan kuning cerah dari jus nanas bertemu merah dari sirup stroberi di bagian bawah. Namanya Tropical Pineapple.
Sebelum diaduk, penampilannya seperti gradasi matahari terbenam dalam gelas. Cantik, dan sayang untuk langsung diminum begitu saja. Tapi begitu diaduk, kedua warna itu berpadu menjadi oranye segar yang menggugah selera, lengkap dengan potongan lime di atasnya sebagai sentuhan akhir.
Edry, Supervisor Food & Beverage Midtown Hotel Samarinda, menjelaskan bahwa minuman ini memang dirancang simpel tapi penuh karakter. "Kita pakai buah tropical yaitu nanas, kemudian di-mix pakai jeruk nipis dan di bawahnya pakai sirup stroberi. Jadi perpaduan rasanya ada manis, asem, segar," katanya.
Soal rasa, Tropical Pineapple ini memang tidak main-main. Tegukan pertama langsung disambut manisnya nanas yang segar, kemudian asam jeruk nipis datang menyusul, sebelum akhirnya sirup stroberi di bagian bawah memberikan manis yang lebih lembut dan fruity.
Ketiganya bergantian hadir di lidah, tidak ada yang terlalu dominan. Cocok banget dinikmati siang atau sore hari saat cuaca Samarinda sedang tidak bisa diajak kompromi.
Minuman kedua hadir dengan penampilan yang sama menariknya tapi berbeda karakter yakni Cucumber Lime Mint. Warnanya hijau muda yang segar dan bahkan sebelum mencicipinya, siapapun langsung bisa menebak bahan utamanya hanya dari warnanya saja.
Itu adalah timun yang di-blend bersama jeruk nipis hingga halus, lalu ditambahkan simple syrup di bagian bawah sebagai pemanis. Yang menarik, daun mint-nya sengaja tidak ikut di-blend. "Kalau daun mint-nya kita blend, rasanya jadi terlalu pahit. Jadi kita pakai aromanya saja," jelas Edry.
Baca Juga: Gudang Beras 1.000 Ton Bakal Dibangun di Kubar, Pemkab dan Bulog Tinjau Lahan di Ngenyan Asa
Keputusan itu ternyata tepat. Aroma mint hadir samar-samar namun tetap terasa memberikan kesan segar yang tidak berlebih. Rasa timunnya sendiri ringan dan dingin di tenggorokan, berpadu dengan asam jeruk nipis yang membuatnya harmoni di tenggorokan kering.
Buat yang sedang menghindari gula, ada opsi untuk memesan tanpa simple syrup. Jadi tidak ada alasan untuk tidak mencoba. Dua minuman ini tersedia di restoran Midtown Hotel Samarinda, masing-masing dibanderol Rp 35 ribu nett.
Keduanya sama-sama menawarkan kesegaran yang berbeda: yang satu lebih playful dan tropis, satunya lagi lebih clean dan menenangkan. Pilih sesuai mood, atau pesan keduanya sekaligus dan bandingkan sendiri. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo