Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kolaborasi UMKM dan Universitas: Temasek Polytechnic Singapore Kunjungi Cake SalaKilo

Supriyono Lupus • Selasa, 7 April 2026 | 17:46 WIB
Temasek Polytechnic Singapore disambut hangat Owner dan Founder Cake SalaKilo Riswah Yuni (depan  empat kiri). (LUPUS/KP)
Temasek Polytechnic Singapore disambut hangat Owner dan Founder Cake SalaKilo Riswah Yuni (depan  empat kiri). (LUPUS/KP)

 

BALIKPAPAN – Sebuah langkah nyata dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan dan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terjadi di Kota Balikpapan. Cake SalaKilo, salah satu produk UMKM ternama di kota Balikpapan menerima kunjungan dari Temasek Polytechnic Singapore, Selasa (7/4/2026).

Kunjungan yang difasilitasi oleh Mentari Global Development Center (Mentari Village KM 21) ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah misi strategis untuk menjajaki kolaborasi global. Rombongan dari institusi pendidikan di Singapura itu datang dengan tujuan berbagi pengetahuan, mengidentifikasi potensi pengembangan produk, serta membuka akses bagi UMKM lokal untuk menembus pasar global.

Riswah Yuni, selaku Owner dan Founder Cake SalaKilo, menyambut langsung kunjungan tersebut. Dalam diskusi yang berlangsung hangat, pihak Temasek Polytechnic secara aktif menggali informasi mengenai produk Cake SalaKilo.

"Kami perkenalkan produk-produk unggulan kami. Mereka mencobanya dan juga bertanya dan berdiskusi. Yang mungkin bisa membuka jalan untuk lebih naik lagi UMKM-kita. Jadi itu tujuan mereka, untuk menangkap pasar global," tambahnya.

Baca Juga: Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan Amblas, BBPJN Kaltim Bakal Lakukan Perbaikan

Kunjungan ini menjadi ajang kolaborasi antara universitas dan UMKM tidak lagi sekadar transaksional. Temasek Polytechnic datang untuk menciptakan kolaborasi yang berkelanjutan.

Diskusi intens mewarnai pertemuan tersebut. Riswah Yuni turut memperkenalkan produk-produk unggulannya maupun dari pelaku UMKM Balikpapan lainnya.

 
Diskusi intens mewarnai pertemuan tersebut. Riswah Yuni turut memperkenalkan produk-produk unggulannya maupun dari pelaku UMKM Balikpapan lainnya.  

 

Hal ini sejalan dengan upaya mendorong produk lokal agar tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor. Pertemuan antara Cake SalaKilo dan Temasek Polytechnic tidak lepas dari peran Mentari Global Development Center ini bertindak sebagai jembatan penghubung yang mengkolaborasikan UMKM dengan dunia pendidikan.

Kunjungan Temasek Polytechnic ke Cake SalaKilo membuktikan bahwa UMKM Balikpapan memiliki potensi yang tidak kalah dengan produk dari daerah lain. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan internasional, menjadi awal ketika rasa lokal bertemu dengan standar global. (*)

Editor : Sukri Sikki
#kota balikpapan #cake salakilo #umkm #produk unggulan