KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Pemerintah mencatat capaian signifikan dalam sektor pangan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan stok beras nasional saat ini mendekati angka 5 juta ton, menjadi yang tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Menurut Amran, lonjakan cadangan beras tersebut didorong peningkatan produksi dalam negeri yang cukup tajam dalam beberapa waktu terakhir.
Baca Juga: Hujan Badai di Bekasi Sore Ini: Jalan Lumpuh, Pohon Tumbang, Rumah Warga Rusak
Kondisi ini membuat Indonesia tidak lagi terlalu bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional.
“Bulan ini insyaAllah tembus 5 juta ton. Ini rekor baru dan belum pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (12/4).
Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan domestik, tetapi juga memberi pengaruh pada pasar global.
Sebelumnya, Indonesia sempat mengimpor hingga jutaan ton beras setiap tahun. Kini, ketergantungan itu berhasil ditekan, bahkan turut berkontribusi pada stabilitas harga pangan dunia.
Meski demikian, Amran mengingatkan bahwa tantangan sektor pertanian ke depan masih besar.
Ia menekankan pentingnya inovasi, peningkatan produktivitas, serta peran aktif perguruan tinggi dalam menghasilkan riset yang aplikatif.
Baca Juga: Drama 14 Jam! Pembicaraan AS-Iran Berakhir Tanpa Kesepakatan, Selat Hormuz Jadi Rebutan
Menurutnya, kualitas penelitian di kampus sudah cukup baik, namun masih lemah dalam hilirisasi.
Ia mendorong agar hasil riset tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi bisa diimplementasikan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta industri.
Editor : Uways Alqadrie