Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

PHRI Balikpapan Gelar Halalbihalal, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Dongkrak Okupansi Hotel dan Pariwisata

Ulil Mu'Awanah • Selasa, 14 April 2026 | 19:05 WIB
PHRI Balikpapan mengundang stakeholder terkait dalam halalbihalal yang digelar di Balikpapan. (FOTO ULIL/KP)
PHRI Balikpapan mengundang stakeholder terkait dalam halalbihalal yang digelar di Balikpapan. (FOTO ULIL/KP)

KALTIMPOST.ID-Momentum halalbihalal dimanfaatkan pelaku industri perhotelan dan restoran di Balikpapan untuk memperkuat jejaring sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan yang diinisiasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Balikpapan itu tidak sekadar ajang temu kangen. Tetapi juga ruang berbagi informasi strategis bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi jasa.

Ketua PHRI Balikpapan Soegianto menjelaskan, kegiatan tersebut sengaja mengundang berbagai pihak seperti Hipmi, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Balikpapan, asosiasi travel, hingga instansi pemerintah.

Tujuannya adalah membangun sinergi yang lebih kuat dalam mendorong pertumbuhan sektor perhotelan yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi daerah.

“Kita lama tidak berkumpul. Jadi ini momentum untuk silaturahmi sekaligus bertukar informasi. Kami sengaja mengundang berbagai asosiasi supaya bisa saling bersinergi, siapa tahu ada peluang event atau kerja sama yang bisa digarap bersama,” ucap Soegianto.

Baca Juga: LAPORAN KHUSUS: Jatam Kaltim Kritik Penertiban di Tahura Bukit Soeharto Kukar, Soroti Masih Ada Tambang Ilegal Belum Tersentuh Otorita IKN

Ia menegaskan, sektor perhotelan dan restoran memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian Balikpapan. Bahkan, kontribusinya diperkirakan mencapai sekitar 30 persen dari sektor jasa. Angka itu menunjukkan betapa pentingnya industri ini dalam menopang perputaran ekonomi lokal.

Melalui kegiatan seperti halalbihalal, pelaku usaha diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan personal, tetapi juga membangun kolaborasi bisnis yang konkret.

Pertemuan lintas sektor dinilai penting untuk menciptakan peluang baru, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin dinamis.

Selain itu, forum tersebut juga menjadi wadah diskusi terkait kebutuhan industri, mulai promosi destinasi hingga penyelenggaraan event berskala nasional.

Harapannya, Balikpapan dapat terus menjadi tuan rumah berbagai kegiatan besar yang mampu mendatangkan wisatawan dan meningkatkan okupansi hotel.

Soegianto menambahkan, dukungan pemerintah kota sangat diperlukan, terutama dalam menghadirkan event-event nasional dan internasional.

Dengan adanya kegiatan tersebut, sektor perhotelan tidak hanya bergantung pada tamu individu, tetapi juga mendapatkan dorongan dari kegiatan berskala besar.

“Kami berharap pemerintah terus menghadirkan event di Balikpapan. Ini penting agar hotel dan restoran punya tambahan pasar,” katanya.

Dengan sinergi yang semakin kuat, sektor perhotelan di Balikpapan diyakini mampu terus berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan. (rd)

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #hotel platinum balikpapan #ibu kota nusantara #PHRI Balikpapan #Kutai Barat