Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ogah Rugi Beli Barang Depresiasi, Milenial dan Gen Z Balikpapan Kini Lebih Doyan 'Borong' Emas!

Ulil Mu'Awanah • Jumat, 24 April 2026 | 20:21 WIB
INVESTASI: Pawning Sales Officer BSI KCP Soekarno-Hatta, Alfred membeberkan perubahan perilaku keuangan generasi muda Balikpapan yang lebih senang membeli emas. ANGGI/KP
INVESTASI: Pawning Sales Officer BSI KCP Soekarno-Hatta, Alfred membeberkan perubahan perilaku keuangan generasi muda Balikpapan yang lebih senang membeli emas. ANGGI/KP

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Ada pesan kuat di balik kunjungan silaturahmi Bank Syariah Indonesia (BSI) ke Kaltim Post Group, Kamis (23/4). Fenomena ketidakpastian ekonomi global kini memicu perubahan perilaku ekonomi masyarakat lokal, yang mulai beralih pada instrumen investasi lebih stabil: emas.

Pawning Sales Officer BSI KCP Soekarno-Hatta, Alfred, menjelaskan bahwa masyarakat kini semakin rasional dalam menghadapi fluktuasi ekonomi. Emas dinilai sebagai pelabuhan aman (safe haven) karena nilainya yang relatif stabil dan cenderung naik dalam jangka panjang.

“Kondisi ekonomi sekarang yang tidak menentu justru meningkatkan kesadaran pentingnya investasi emas,” ungkap Alfred.

Menariknya, tren ini tidak lagi didominasi oleh kelompok usia mapan. Generasi milenial dan Gen Z di Balikpapan mulai aktif menyisihkan pendapatan mereka untuk berinvestasi. Alfred menilai hal ini sebagai sinyal positif bergesernya perilaku anak muda dari konsumtif menuju produktif.

Baca Juga: Alarm Ekonomi! Kunjungan Kapal Asing di Balikpapan Anjlok 86 Persen, Efek Domino Tekanan Global Mulai Terasa

“Anak muda sekarang sudah mulai membandingkan. Misalnya, daripada membeli motor yang nilainya pasti turun (depresiasi), mereka lebih memilih emas yang nilainya justru naik,” jelasnya.

Data internal BSI KCP Soekarno-Hatta memperkuat tren tersebut. Saat ini, terdapat sekitar 680 nasabah produk gadai dan 820 nasabah cicil emas, dengan total mencapai 1.400 nasabah aktif. Angka ini membuktikan bahwa emas telah berevolusi menjadi strategi keuangan modern, didukung kemudahan akses digital melalui aplikasi BYOND.

Literasi keuangan yang didorong BSI melalui produk seperti cicil emas dan tabungan emas diharapkan menjadi fondasi baru bagi ketahanan finansial masyarakat. "Di tengah tekanan ekonomi global, pergeseran ini menjadi langkah nyata menuju kemandirian ekonomi lokal," pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Investasi Emas Balikpapan #BSI KCP Soekarno-Hatta #Cicil Emas BSI #Tabungan Emas Digital #gaya hidup gen z