Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

OJK Genjot Literasi, Tapi Cakupan Daerah Masih Terbatas

Raden Roro Mira Budi Asih • Minggu, 26 April 2026 | 19:41 WIB
JANGKAUAN: Pelaksanaan GENCARKAN menjangkau 325 dari 514 kabupaten/kota, sekitar 63,23 persen.
JANGKAUAN: Pelaksanaan GENCARKAN menjangkau 325 dari 514 kabupaten/kota, sekitar 63,23 persen.

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Upaya meningkatkan kecerdasan finansial masyarakat terus digencarkan. Dalam waktu kurang dari tiga bulan di awal 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berhasil menjangkau jutaan orang melalui berbagai program edukasi keuangan yang masif, baik secara langsung maupun digital.

Kepala OJK Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltim-Kaltara), Misran Pasaribu, menyebutkan bahwa sejak 1 Januari hingga 27 Maret 2026, OJK telah menyelenggarakan 1.002 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 1.915.983 peserta.

Tak hanya mengandalkan pertemuan tatap muka, OJK juga memperkuat kanal digital. Melalui platform Sikapi Uangmu, sebanyak 98 konten edukasi telah dipublikasikan dan menjaring 885.813 penonton. Platform itu menjadi salah satu strategi untuk memperluas akses literasi keuangan secara lebih inklusif.

Selain itu, OJK juga mengoptimalkan Learning Management System Edukasi Keuangan (LMSKU). Dalam periode yang sama, tercatat 4.114 pengguna aktif dengan total akses modul mencapai 3.464 kali serta menghasilkan 2.420 sertifikat kelulusan. Menunjukkan meningkatnya minat masyarakat untuk belajar keuangan secara mandiri.

Program literasi semakin diperkuat melalui implementasi GENCARKAN. Sepanjang awal tahun ini, program tersebut telah melahirkan 8.107 kegiatan edukasi dengan jangkauan mencapai 36,2 juta peserta di seluruh Indonesia. Kegiatan ini terdiri dari 4.833 edukasi langsung dan 3.274 konten digital. “Wilayah pelaksanaan GENCARKAN telah menjangkau 325 dari 514 kabupaten/kota atau sekitar 63,23 persen,” ujar Misran.

OJK juga tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi turut membina agen literasi. Salah satunya melalui kegiatan Capacity Building Edukasi dan Literasi Keuangan Duta se-Indonesia (OJK Peduli Cerdas) Seri #3 yang digelar pada 10 Maret 2026. Kegiatan bertema “Rayakan Lebaran Bersuka Cita, Tanpa Drama Keuangan Setelahnya” tersebut diikuti 477 duta literasi keuangan secara virtual.

Penguatan literasi juga diarahkan pada pemerintah daerah melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Pihaknya menggelar workshop LMSKU pada 3 Maret 2026 yang diikuti 650 peserta dari perwakilan TPAKD secara daring. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian sertifikasi dan capacity building TPAKD 2026 yang sejalan dengan Roadmap TPAKD 2026-2030.

Melalui berbagai strategi itu, Misran menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan. Harapannya, masyarakat tidak hanya melek finansial, tetapi juga mampu mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak di tengah dinamika ekonomi. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
#misran pasaribu #OJK Kaltim Kaltara #literasi keuangan