KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Aktivitas operasional di PT Kaltim Kariangau Terminal terus menunjukkan dinamika tinggi seiring meningkatnya arus pergerakan petikemas, khususnya petikemas kosong (container empty). Sejak pagi hari, lalu lintas head truck yang keluar masuk area Petikemas Yard menjadi pemandangan rutin, diiringi kerja operator alat bongkar muat yang mengatur posisi kontainer agar tetap tertata dan efisien.
Di tengah intensitas tersebut, pergerakan container empty menjadi salah satu aktivitas paling dominan. Perpindahan antarblok di dalam Container Yard harus dilakukan secara cepat dan presisi untuk menjaga optimalisasi ruang penumpukan sekaligus memastikan kelancaran alur logistik. Kondisi ini menuntut dukungan peralatan yang lebih adaptif terhadap kepadatan operasional di lapangan.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Kaltim Kariangau Terminal melakukan investasi dengan menghadirkan alat bongkar muat baru berupa Side Loader. "Kehadiran alat ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat kapasitas layanan logistik," terang Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal Enriany Muis.
Baca Juga: Pledoi Kasus Bom Molotov Samarinda: Kuasa Hukum Sebut Botol Bensin Tak Berbeda dengan Jualan Eceran
Side Loader merupakan alat yang dirancang untuk mengangkat dan memindahkan petikemas dari sisi samping kendaraan. Dalam praktiknya, alat ini mendukung dua fungsi utama, yakni lifting dan shifting. Proses lifting mencakup kegiatan lift on, yaitu mengangkat petikemas ke moda transportasi lain, serta lift off, yaitu menurunkan petikemas dari moda sebelumnya. Sementara itu, fungsi shifting memungkinkan pemindahan petikemas dari satu titik ke titik lain di dalam area terminal.
Kemampuan tersebut menjadikan Side Loader sangat efektif digunakan di area dengan tingkat kepadatan tinggi, terutama untuk pergerakan kontainer jarak pendek. Kombinasi fungsi lifting dan shifting memungkinkan proses distribusi container empty berlangsung lebih cepat, terarah, dan minim hambatan.
Enriany menegaskan bahwa pengadaan alat ini merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan operasional yang semakin kompleks. “Kami melihat aktivitas container empty memiliki frekuensi yang tinggi di lapangan. Kehadiran Side Loader membantu mempercepat perpindahan antarblok sehingga alur kerja menjadi lebih efisien dan terkontrol,” ujar Enriany.
Baca Juga: Soroti Dasar Pemberhentian Direksi, Andi Harun Pertanyakan Kredit Macet Bankaltimtara
Menurutnya, efisiensi dalam pengelolaan petikemas kosong memiliki dampak signifikan terhadap keseluruhan rantai logistik. Jika tidak dikelola dengan baik, penumpukan container empty dapat menghambat arus barang dan menurunkan produktivitas terminal.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa investasi ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas layanan kepada pengguna jasa, khususnya dalam hal kecepatan dan ketepatan waktu.
“Kami terus menyesuaikan kebutuhan operasional dengan kondisi lapangan. Dukungan peralatan yang tepat akan berdampak langsung pada kecepatan layanan dan ketepatan waktu dalam setiap proses,” lanjutnya.
Pengadaan Side Loader juga menjadi bagian dari rencana jangka menengah perusahaan dalam pengembangan infrastruktur operasional. Tidak hanya berfokus pada penambahan alat, PT Kaltim Kariangau Terminal juga menaruh perhatian pada peningkatan produktivitas serta pengelolaan ruang kerja yang lebih optimal di area terminal.
Dengan langkah ini, perusahaan optimistis dapat meningkatkan efisiensi penanganan petikemas kosong sekaligus menjaga kelancaran arus logistik secara keseluruhan.
"Dalam konteks yang lebih luas, peningkatan kinerja operasional ini diharapkan dapat memperkuat posisi KKT sebagai simpul penting distribusi barang di kawasan timur Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi regional melalui sistem logistik yang lebih andal dan efisien," tandasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo