KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kalimantan Timur terus menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat, sepanjang Maret 2026 ada 890 kunjungan wisman ke Benua Etam. Angka tersebut melonjak 72,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 517 kunjungan.
Tak hanya secara tahunan, jika dibandingkan Februari 2026, jumlah kunjungan wisman juga mengalami kenaikan 11,25 persen. Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai mengatakan, peningkatan kunjungan terjadi di hampir seluruh kelompok kebangsaan. Lonjakan tertinggi secara tahunan berasal dari wisatawan kelompok ASEAN.
“Peningkatan tertinggi terjadi pada kelompok kebangsaan ASEAN sebesar 88,35 persen dibandingkan Maret tahun sebelumnya,” ujarnya.
Selain ASEAN, kenaikan juga tercatat pada wisman asal Oseania 46,67 persen, Asia selain ASEAN 40,38 persen, Amerika 21,05 persen, serta Eropa 14,52 persen. Bahkan, kunjungan wisatawan asal Timur Tengah dan Afrika mulai tercatat pada Maret 2026, setelah pada periode yang sama tahun lalu nihil kunjungan dari dua kawasan tersebut.
Secara bulanan, kenaikan paling tinggi berasal dari wisman asal Afrika yang tumbuh 100 persen dibanding Februari 2026. Disusul wisatawan asal Amerika sebesar 43,75 persen, Oseania 22,22 persen, Eropa 18,33 persen, dan ASEAN 15,83 persen.
Namun, tak semua wilayah mengalami peningkatan. Wisman asal Asia selain "ASEAN justru turun 29,81 persen dibanding bulan sebelumnya," terangnya.
Dari sisi kebangsaan, wisman asal Brunei Darussalam menjadi penyumbang kunjungan terbesar ke Kaltim. Jumlahnya mencapai 331 kunjungan atau setara 37,19 persen dari total wisman selama Maret 2026.
Baca Juga: Tegas! Wali Kota Bontang Tolak Legalisasi THM dan Miras, Sebut Judi Juga Bisa Hasilkan PAD
Setelah Brunei, kunjungan terbanyak berasal dari Malaysia sebanyak 156 kunjungan atau 17,53 persen. Kemudian Singapura 55 kunjungan, Tiongkok 37 kunjungan, dan India 23 kunjungan.
Sementara berdasarkan kelompok kawasan, kunjungan wisman ke Kaltim masih didominasi wisatawan ASEAN dengan kontribusi 78,09 persen. Disusul Asia selain ASEAN sebesar 8,21 persen, Eropa 7,98 persen, Amerika 2,58 persen, Oseania 2,47 persen, Afrika 0,45 persen, dan Timur Tengah 0,22 persen. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo