Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Intip Rahasia Kelezatan Sop Iga Aston Samarinda, Kuahnya Bening Tapi Gurih Nendang

Raden Roro Mira Budi Asih • Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:30 WIB
LEMBUT: Sop iga ala Aston Hotel Samarinda & Convention Center hadir dengan kuah bening, namun memiliki cita rasa kuat kaya rempah.
LEMBUT: Sop iga ala Aston Hotel Samarinda & Convention Center hadir dengan kuah bening, namun memiliki cita rasa kuat kaya rempah.

KALTIMPOST.ID - Menu sop iga di Aston Samarinda Hotel & Convention Center menjadi salah satu hidangan yang cukup diminati tamu. Tak hanya mengandalkan potongan daging iga berukuran besar, proses memasaknya juga dibuat detail agar menghasilkan kuah bening dengan rasa gurih yang kuat.

Executive Sous Chef Aston Samarinda Hotel & Convention Center Fafa Fadly menjelaskan, proses memasak sop iga dilakukan dalam beberapa tahap. Rebusan pertama hanya menggunakan air dan iga tanpa campuran bumbu. “Rebusan pertama itu cuma iga sama air saja, nanti airnya dibuang,” ujarnya.

Dia mengatakan, proses perebusan total memakan waktu sekitar empat jam. Dua jam pertama menggunakan api besar agar daging cepat matang. Setelah itu, api dikecilkan supaya tekstur iga tetap utuh dan tidak hancur saat dimasak lebih lama. “Kalau diteruskan pakai api besar takutnya hancur, jadi apinya dikecilkan supaya dagingnya lepas tapi tetap bagus,” katanya.

Baca Juga: 371 Ribu Warga Kaltim Diperkirakan Idap Hipertensi, Samarinda Tertinggi

Setelah perebusan awal selesai, barulah berbagai rempah dimasukkan ke dalam kuah. Beberapa rempah yang digunakan antara lain kapulaga dan cengkeh untuk memperkuat aroma kaldu. “Masuk rempah-rempah supaya kaldunya tetap keluar dan harum,” jelasnya.

Selain iga, sop tersebut juga dilengkapi wortel, kentang, seledri, serta tambahan bumbu penyedap. Lengkap dengan seporsi nasi hangat dengan taburan bawang goreng di atasnya. Lalu hadir dengan pendamping mulai emping, jeruk nipis, kecap manis dan sambal cabai hihau. Menurut Fafa, penggunaan cabai hijau sebagai pelengkap juga dipilih agar rasa kuah tidak terlalu berubah.

“Yang penting memang ada jeruk sama kecap buat rasanya,” tuturnya. Porsinya cukup memuaskan. Isian daging iga banyak. Empuk tanpa perlu tenaga ekstra untuk dipotong bahkan dikunyah.

Baca Juga: Nyaris Kabur ke Gorontalo, Pelaku Curanmor di Masjid Sangkulirang Ditangkap di Tarakan

Menu sop iga tersebut dijual Rp140 ribu++ per porsi dan sudah termasuk nasi serta pelengkap lainnya. Fafa menyebut respons tamu terhadap menu itu cukup baik dan penjualannya tergolong stabil. Merupakan menu favorit yang sering dipesan. Kuahnya bening, namun gurihnya tetap kuat. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#sop iga Aston Samarinda #sop iga kuah bening #makanan hotel Samarinda #kuliner samarinda #wisata kuliner Samarinda