Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Aktivitas Logistik Domestik Melemah, Bongkar Muat Barang di Pelabuhan Turun

Ulil Mu'Awanah • Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:49 WIB
MENURUN: Aktivitas bongkar muat barang domestik di Pelabuhan Semayang dan Pelabuhan Peti Kemas Kariangau Balikpapan mengalami perlambatan pada Maret 2026.
MENURUN: Aktivitas bongkar muat barang domestik di Pelabuhan Semayang dan Pelabuhan Peti Kemas Kariangau Balikpapan mengalami perlambatan pada Maret 2026.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Aktivitas bongkar muat barang domestik di Pelabuhan Semayang dan Pelabuhan Peti Kemas Kariangau Balikpapan mengalami perlambatan pada Maret 2026.

Jika disoroti, total barang yang dibongkar dan dimuat melalui kedua pelabuhan tersebut mencapai 195.848 ton. Jumlah ini turun 6,06 persen dibandingkan Februari 2026 dan merosot 26,53 persen dibandingkan Maret 2025.

Penurunan terutama terjadi pada aktivitas muat barang. Volume barang yang dimuat tercatat hanya 18.041 ton atau turun 33,63 persen dibandingkan Februari 2026. Jika dibandingkan Maret tahun lalu, penurunannya bahkan mencapai 49,25 persen.

"Sementara itu, volume barang yang dibongkar mencapai 177.807 ton. Meski menjadi komponen terbesar dengan kontribusi 90,79 persen terhadap total aktivitas pelabuhan, angka tersebut masih turun 1,93 persen dibandingkan Februari 2026 dan turun 23,04 persen dibandingkan Maret 2025," beber Kepala BPS Balikpapan Marinda Dama.

Baca Juga: Perbankan hingga Kesehatan Jadi Sektor Aman saat Pasar Saham Bergejolak

Dan struktur logistik di pelabuhan Balikpapan masih didominasi oleh aktivitas bongkar barang dibandingkan pengiriman keluar daerah. “Pada Maret 2026, barang bongkar masih menjadi aktivitas utama. Namun secara umum terjadi penurunan volume dibandingkan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu,” tambahnya.

Menurutnya, perlambatan volume logistik domestik dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari pola distribusi komoditas hingga penyesuaian kebutuhan pasar pada awal tahun.

Meski demikian, pelabuhan tetap memegang peran penting sebagai gerbang distribusi barang bagi Kalimantan Timur. Aktivitas bongkar yang masih tinggi menunjukkan kebutuhan pasokan barang ke wilayah Balikpapan dan sekitarnya tetap terjaga.

"Perkembangan tersebut menjadi indikator penting bagi pelaku usaha dan pemerintah daerah dalam memantau dinamika perdagangan serta rantai pasok regional," sebutnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#logistik Balikpapan #aktivitas pelabuhan #bongkar muat barang #pelabuhan balikpapan #BPS Balikpapan