Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Magang ke Taiwan Jadi Investasi SDM, 45 Mahasiswa Poltekba Jalani MCU Sebelum Berangkat

Ulil Mu'Awanah • Minggu, 31 Mei 2026 | 19:34 WIB
LAYANAN: RS Pertamina Panorama Balikpapan melayani 45 mahasiswa Poltekba menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai persiapan mengikuti program magang internasional ke Taiwan.
LAYANAN: RS Pertamina Panorama Balikpapan melayani 45 mahasiswa Poltekba menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai persiapan mengikuti program magang internasional ke Taiwan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Upaya mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di pasar kerja global terus dilakukan. Salah satunya melalui program magang internasional yang membuka kesempatan mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja langsung di luar negeri.

Sebanyak 45 mahasiswa Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) mengikuti Medical Check Up (MCU) di RS Pertamina Panorama Balikpapan sebagai bagian dari persiapan keberangkatan program magang ke Taiwan.

"Pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi salah satu syarat utama sebelum peserta menjalani aktivitas kerja dan pembelajaran di negara tujuan," tutur Direktur RS Pertamina Panorama Balikpapan dr. Alvin Malvinas Bayu Putra, MARS.

Program magang internasional tersebut tidak hanya dipandang sebagai kegiatan akademik semata, melainkan juga investasi jangka panjang dalam pembangunan kualitas SDM daerah dan nasional.

Baca Juga: RS Pertamina Panorama Perkuat Layanan MCU, Dukung Kebutuhan Pendidikan hingga Keberangkatan Luar Negeri

Melalui pengalaman bekerja di lingkungan industri internasional, mahasiswa berkesempatan mempelajari standar operasional global, budaya kerja modern, hingga teknologi yang lebih maju.

Alvin mengatakan pemeriksaan kesehatan merupakan tahapan penting dalam memastikan kesiapan peserta sebelum menjalankan aktivitas magang di luar negeri.

"Medical Check Up menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh peserta memiliki kondisi kesehatan yang baik dan siap menghadapi tantangan selama menjalani program magang internasional. Kesehatan yang prima merupakan modal penting agar mahasiswa dapat fokus belajar, bekerja, dan beradaptasi dengan lingkungan baru," ujarnya.

Taiwan selama ini menjadi salah satu tujuan favorit program magang internasional mahasiswa vokasi Indonesia karena memiliki sektor manufaktur, teknologi, dan industri jasa yang berkembang pesat. Pengalaman yang diperoleh selama magang di negara tersebut dinilai mampu meningkatkan kompetensi teknis maupun nonteknis peserta.

Baca Juga: Mobil Murah Baru Mirip Agya-Ayla Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp 87 Jutaan

Selain kemampuan kerja, mahasiswa juga akan memperoleh pengalaman lintas budaya yang menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja setelah lulus. Penguasaan bahasa asing, kemampuan komunikasi, disiplin kerja, serta pemahaman terhadap standar industri global menjadi bekal yang semakin dibutuhkan di tengah persaingan tenaga kerja yang semakin kompetitif.

Menurut Alvin, keberhasilan program magang internasional tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan fisik dan kesehatan peserta selama berada di luar negeri.

"Melalui pemeriksaan yang komprehensif, kami ingin memastikan mahasiswa berangkat dalam kondisi sehat sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian kegiatan dengan optimal. Ini menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan SDM Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing global," katanya.

Selama proses MCU, mahasiswa menjalani berbagai pemeriksaan kesehatan sesuai standar persyaratan keberangkatan ke luar negeri. Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga medis profesional dengan dukungan fasilitas kesehatan modern yang tersedia di rumah sakit tersebut.

Program magang internasional juga memiliki dampak ekonomi yang lebih luas. Selain meningkatkan kualitas lulusan, pengalaman kerja global yang diperoleh mahasiswa dapat memperbesar peluang memperoleh pekerjaan dengan penghasilan lebih baik setelah menyelesaikan pendidikan.

Baca Juga: Aturan Baru DHE SDA Resmi Berlaku 1 Juni 2026, Purbaya Jelaskan Perubahan Utamanya

Dalam jangka panjang, peningkatan kualitas SDM tersebut berkontribusi terhadap produktivitas industri dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Bagi Balikpapan dan Kalimantan Timur yang tengah bersiap menghadapi berbagai peluang ekonomi baru, termasuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), keberadaan tenaga kerja yang memiliki pengalaman internasional menjadi aset strategis. Program seperti magang ke Taiwan dinilai mampu memperkuat kesiapan generasi muda menghadapi kebutuhan industri masa depan.

"Dengan persiapan yang matang, termasuk melalui pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan, para mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal dan membawa pulang pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman yang bermanfaat bagi pengembangan karier maupun pembangunan daerah," harapnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#magang ke Taiwan #mahasiswa Poltekba #MCU mahasiswa #Politeknik Negeri Balikpapan #RS Pertamina Panorama Balikpapan