KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Persaingan industri perhotelan Balikpapan memperlihatkan fenomena menarik. Hotel bintang 3 justru menjadi segmen yang paling diminati tamu dibandingkan kelas hotel lainnya. Di mana tingkat penghunian kamar hotel bintang 3 pada April 2026 mencapai 62,89 persen.
"Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan hotel bintang 1 dan 2 sebesar 37,22 persen, hotel bintang 4 sebesar 44,67 persen, maupun hotel bintang 5 sebesar 44,43 persen," sebut Kepala BPS Balikpapan, Marinda Dama Prianto.
Ia melanjutkan, hotel bintang 3 masih menjadi pilihan utama wisatawan dan pelaku perjalanan bisnis yang datang ke Balikpapan.
“Pada April 2026, hotel bintang 3 mencatat tingkat penghunian tertinggi sebesar 62,89 persen. Sementara tingkat penghunian terendah terjadi pada hotel bintang 1 dan 2 sebesar 37,22 persen,” timpalnya.
Baca Juga: Wisatawan Makin Betah di Balikpapan, Lama Menginap Naik Jadi 1,76 Hari
Dominasi hotel bintang 3 menunjukkan adanya perubahan perilaku konsumen. Wisatawan maupun pelaku perjalanan dinilai semakin rasional dalam memilih akomodasi.
Mereka tetap menginginkan fasilitas yang memadai, tetapi dengan harga yang lebih efisien dibandingkan hotel premium. Fenomena tersebut juga mencerminkan kuatnya segmen perjalanan bisnis dan dinas yang selama ini menjadi salah satu sumber utama permintaan kamar hotel di Balikpapan.
"Di sisi lain, hotel bintang 5 justru mengalami tekanan cukup besar. Dibandingkan April 2025, tingkat penghunian hotel bintang 5 turun 14,35 poin persen, dari 58,78 persen menjadi 44,43 persen," tutur Marinda.
Penurunan tersebut menjadi sinyal bahwa pasar premium sedang menghadapi tantangan, baik karena efisiensi perjalanan korporasi maupun meningkatnya pilihan akomodasi alternatif.
Baca Juga: Tak Pernah Nikmati Solar Subsidi, Nelayan Jenebora PPU Terpaksa Beli Eceran Rp 16 Ribu per Liter
"Meski demikian, secara keseluruhan industri hotel Balikpapan masih menunjukkan daya tahan yang cukup baik dengan tingkat penghunian agregat mencapai 49,91 persen," tegasnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo